Koma.id- Pemilihan Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) resmi digelar secara daring sejak Sabtu, 12 Juli 2025. Dalam sehari, antusiasme kader terpantau tinggi. Data terbaru menunjukkan sekitar 10 ribu anggota PSI telah memberikan suara pada hari pertama pemilihan.
Sekretaris Steering Committee Kongres PSI, Beny Papa, menjelaskan proses pemungutan suara akan berjalan hingga 18 Juli 2025. Ia optimistis jumlah partisipasi kader akan terus melonjak seiring waktu.
Sementara itu, Ketua Steering Committee Kongres PSI, Andy Budiman, menegaskan PSI menjadi partai politik pertama di Indonesia yang melaksanakan pemilihan Ketua Umum secara langsung oleh anggota.
Ia mengungkapkan ide pemilihan raya ini berasal dari mantan Ketua Umum PSI, Kaesang Pangarep, yang sempat mundur dari kursi pimpinan namun kini kembali maju dalam kontestasi tersebut.
Di sisi lain, peneliti politik dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Wasisto Raharjo Jati, menilai langkah PSI menggelar pemilihan raya sudah tepat sebagai upaya menjadikan partai relevan dengan zaman.
Namun, ia mengingatkan masih kuatnya citra PSI sebagai Partai Jokowi di mata publik, lantaran kedekatan partai tersebut dengan mantan Presiden Ke-7 itu yang diperkirakan kembali mengemuka pada kongres kali ini.







