Koma.id– Partai Solidaritas Indonesia (PSI) secara tegas menolak pelaksanaan ajang balap mobil listrik Formula E yang dijadwalkan berlangsung pada Sabtu, 21 Juni 2025 di Jakarta International E-Prix Circuit. Penolakan ini kembali disuarakan menyusul kekhawatiran terhadap penggunaan anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) yang dinilai tidak tepat sasaran.
PSI menilai anggaran besar yang dialokasikan untuk perhelatan Formula E seharusnya dapat digunakan untuk program-program yang lebih berdampak langsung pada kesejahteraan warga Jakarta.
Anggota DPRD DKI Jakarta Fraksi PSI, Bun Joi Phiau, menyoroti adanya kekurangan bayar komitmen fee sebesar Rp110 miliar atau setara 5 juta poundsterling yang tercatat dalam Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Tahun 2024.
Kekurangan bayar ini dianggap menjadi beban tambahan bagi keuangan daerah, terlebih di tengah kondisi perusahaan pelat merah yang dilaporkan mengalami kerugian hingga ratusan miliar rupiah setiap tahunnya.







