Koma.id– Pernyataan kontroversial kader Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Dedy Nur Palakka, yang menyebut Presiden Joko Widodo memenuhi syarat menjadi nabi, menuai gelombang kritik tajam dari publik dan tokoh keagamaan.
Unggahan Dedy yang viral di platform media sosial X langsung memicu reaksi keras. Tak sedikit warganet mengecam pernyataan tersebut sebagai bentuk pengkultusan berlebihan dan dianggap menyinggung nilai-nilai keagamaan.
Beberapa pengguna media sosial juga menyoroti kondisi Presiden Jokowi dalam video tanggapannya yang dinilai seperti dalam keadaan kurang sehat.
Presiden ke-7 RI itu akhirnya buka suara. Dalam video yang beredar, Jokowi tampak menanggapi pernyataan tersebut secara santai namun menjadi sasaran sindiran publik.
Usai gelombang kritik merebak, Dedy Nur Palakka akhirnya menyampaikan permintaan maaf secara terbuka dan mengaku telah mendapatkan teguran resmi dari DPW PSI Bali.
Terpisah, Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Makassar, KH Muhammad Said Abdul Samad mengatakan bahwa pernyataan dari kader PSI tersebut sangat disesalkan. Pernyataan Dedy juga disebut sesat dan menyesatkan serta patut diduga kurang pengetahuan tentang agama.







