Koma.id | Tangerang, Banten – Libur panjang Idul Adha dan cuti bersama membawa lonjakan jumlah penumpang di Bandara Internasional Soekarno-Hatta. Ribuan calon pemudik dan wisatawan terlihat memadati area check-in Terminal 2 sejak pagi, bersiap menuju berbagai destinasi.
Pengelola bandara mencatat tren kenaikan penumpang 15 persen lebih tinggi dari hari biasa, dengan jumlah mencapai 139 ribu orang pada hari ini. Adapun 977 penerbangan tercatat beroperasi, dengan rute favorit masih didominasi Denpasar, Medan, Makassar, Surabaya, dan Balikpapan.
Suasana di terminal terasa ramai dengan antrean panjang di konter check-in, para penumpang membawa koper besar, sebagian bersama keluarga, mengantisipasi perjalanan ke kampung halaman atau destinasi wisata.
Salah satu penumpang, Ardi, mengaku telah merencanakan kepulangannya ke Jambi sejak bulan lalu untuk menikmati libur panjang bersama keluarga.
“Harga tiket masih normal, jadi saya memilih untuk mudik sekarang agar bisa menghabiskan waktu lebih lama dengan keluarga,” ujarnya.
Brigadir Rizka Divonis 10 Tahun Penjara
Selain pemudik, banyak juga wisatawan yang memilih memanfaatkan libur panjang untuk berkunjung ke destinasi favorit. Bali masih menjadi tujuan utama bagi pelancong, diikuti oleh kota-kota besar seperti Medan dan Makassar yang menawarkan beragam atraksi wisata dan kuliner khas.
Lonjakan jumlah penumpang ini membuat pengelola bandara mengimbau para pelaku perjalanan untuk datang setidaknya dua jam lebih awal guna menghindari risiko tertinggal pesawat akibat antrean panjang di konter check-in dan pemeriksaan keamanan.
Selain itu, peningkatan jumlah penerbangan juga berdampak pada padatnya lalu lintas di sekitar bandara, terutama akses menuju terminal keberangkatan. Para penumpang disarankan menggunakan transportasi umum atau layanan taksi bandara agar perjalanan tetap nyaman.
Pergerakan penumpang diprediksi akan terus meningkat hingga Senin mendatang, saat masa libur dan cuti bersama berakhir. Setelah menikmati liburan bersama keluarga dan kerabat, gelombang arus balik diperkirakan akan terjadi, dengan lonjakan pada penerbangan menuju Jakarta dan kota-kota besar lainnya.








