Koma.id | Lamongan – Suasana berbeda terlihat di Pasar Hewan Tikung, Lamongan, Jawa Timur, pada Minggu (01/06). Puluhan pedagang sapi bersama petugas dari Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnakeswan) Lamongan menggelar peringatan Hari Lahir Pancasila dengan penuh khidmat.
Di tengah hiruk-pikuk transaksi jual beli ternak, para pedagang dan petugas kesehatan hewan berdiri tegak, mengheningkan cipta untuk mengenang perjuangan para pahlawan bangsa. Tak hanya itu, mereka juga menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dengan penuh penghayatan, menciptakan momen yang sarat makna di lokasi yang tak biasa.
Kepala Disnakeswan Lamongan, Shofiyah Nur Hayati, menjelaskan bahwa kegiatan ini sengaja digelar di pasar hewan agar para pedagang semakin menumbuhkan rasa cinta terhadap Pancasila serta menghargai jasa para pahlawan yang telah berjuang demi kemerdekaan Indonesia.
“Kami ingin mengajak para pedagang sapi untuk lebih memahami nilai-nilai Pancasila dan mengaplikasikannya dalam kehidupan sehari-hari. Ini bukan sekadar seremoni, tetapi juga bentuk penghormatan kepada para pejuang bangsa,” ujar Shofiyah.
Brigadir Rizka Divonis 10 Tahun Penjara
Usai peringatan, petugas kesehatan hewan langsung beraksi dengan melakukan penyemprotan disinfektan pada kendaraan pengangkut sapi sebelum memasuki area pasar. Langkah ini dilakukan untuk memastikan kebersihan dan kesehatan ternak yang diperjualbelikan. Selain itu, pemeriksaan kesehatan sapi juga dilakukan guna memastikan kelayakan hewan kurban menjelang Idul Adha.
Menurut Shofiyah, pemeriksaan kesehatan hewan akan terus dilakukan hingga mendekati Hari Raya Idul Adha.
“Kami ingin memastikan bahwa hewan kurban yang dijual di pasar ini benar-benar sehat dan layak untuk dikurbankan,” tambahnya.

Dengan adanya kegiatan ini, para pedagang sapi di Lamongan tidak hanya menjalankan aktivitas ekonomi, tetapi juga turut serta dalam memperingati nilai-nilai kebangsaan, menjadikan pasar hewan sebagai ruang yang lebih dari sekadar tempat transaksi, tetapi juga wadah refleksi dan penghormatan terhadap sejarah bangsa.








