Koma.id – Gubernur Sumatera Utara, Muhammad Bobby Afif Nasution, yang juga adik ipar Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, enggan menanggapi isu pemakzulan Gibran sebagai Wapres.
Menurut Bobby, isu tersebut sudah banyak ditanggapi oleh berbagai pihak.
“Kan sudah ditanggapi ya,” ujar Bobby saat keluar dari Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Senin (28/4).
Lebih lanjut, Bobby memilih untuk tidak memberikan komentar lebih jauh dan langsung memasuki mobil sedan berwarna hitam untuk meninggalkan lokasi. Ia pun tidak mau ikut-ikutan.
“Jadi saya rasa, saya enggak usah menanggapi,” kata Bobby.
Selain Bobby, Wakil Ketua MPR RI Eddy Soeparno juga tidak banyak berkomentar terkait pernyataan purnawirawan TNI yang menyerukan pemakzulan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
Eddy menegaskan, rakyat Indonesia telah memilih Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka sebagai Presiden dan Wakil Presiden periode 2024-2029, dan keduanya telah dilantik secara sah oleh MPR.
“Kita berpegang pada konstitusi saja, hasil pemilu sudah disahkan oleh KPU, kita sudah sepakat semua dan sudah dilantik Presiden dan Wakil Presiden,” kata Eddy kepada wartawan di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta Pusat, Senin (28/4).
Eddy meminta seluruh elemen masyarakat menghormati hasil keputusan Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI dan Mahkamah Konstitusi (MK), serta menerima pelantikan yang sudah dilakukan oleh MPR.
Ia juga menambahkan bahwa hingga kini belum ada laporan resmi terkait sikap purnawirawan TNI tersebut.
“Sampai saat ini masih belum. Kalau pun ada, nanti pasti akan dibahas di rapat pimpinan DPR,” ujarnya.
Sementara itu, Presiden RI Prabowo Subianto menghargai dan memahami pernyataan sikap Forum Purnawirawan Prajurit TNI, yang berisi delapan poin saran terkait berbagai isu kebangsaan.
Hal ini dinilai wajar, mengingat Prabowo memiliki latar belakang yang sama dengan para purnawirawan tersebut.
“Presiden memang menghormati dan memahami pikiran-pikiran itu. Karena kita tahu beliau dan para purnawirawan satu almamater, satu perjuangan, satu pengabdian, dan tentu punya sikap moral yang sama dengan jiwa Sapta Marga dan Sumpah Prajurit itu. Oleh karena itu, beliau memahami itu,” ujar Penasihat Khusus Presiden bidang Politik dan Keamanan, Jenderal TNI (Purn) Wiranto, kepada wartawan di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Gambir, Jakarta Pusat, Kamis (24/4).
Meski demikian, Wiranto menegaskan bahwa Presiden Prabowo tidak akan memberikan respons secara spontan terhadap usulan tersebut. Prabowo masih perlu mempelajari dengan cermat isi dari setiap poin yang disampaikan, mengingat isu-isu tersebut bersifat fundamental.













