Gulir ke bawah!
NKRI Harga Mati
NKRI Harga Mati
BeritaNasionalPolitik

Hasto Sebut Jadi Korban Peradilan Politik, Jaksa Bongkar Strategi PAW Harun Masiku

Views
×

Hasto Sebut Jadi Korban Peradilan Politik, Jaksa Bongkar Strategi PAW Harun Masiku

Sebarkan artikel ini
Hasto Sebut Jadi Korban Peradilan Politik, Jaksa Bongkar Strategi PAW Harun Masiku
Hasto Kristiyanto keluar dari ruang pemeriksaan mengenakan rompi tahanan oranye pada pukul 18.08 WIB, Kamis (20/2). (Foto/Istimewa)

Koma.id Sidang lanjutan kasus dugaan suap pergantian antar waktu (PAW) Harun Masiku dan perintangan penyidikan dengan terdakwa Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto kembali digelar di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta, Kamis (24/4/2025).

Sidang berlangsung panas setelah jaksa penuntut umum Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memutar rekaman hasil sadapan yang memuat percakapan terkait rencana pemecatan anggota DPR Riezky Aprilia.

Silakan gulirkan ke bawah

Sidang tersebut menghadirkan dua saksi kunci, mantan Komisioner Bawaslu Agustiani Tio Fridelina dan advokat PDIP Donny Tri Istiqomah. Kedua saksi memberikan kesaksian secara bergantian, namun suasana berubah tegang ketika jaksa KPK memutarkan rekaman pembicaraan telepon yang diduga membahas strategi internal PDIP untuk memuluskan PAW Harun Masiku.

Dalam rekaman tersebut terungkap dugaan adanya upaya memecat Riezky Aprilia dari keanggotaan DPR agar jalan Harun Masiku menuju Senayan tidak menemui hambatan. Percakapan itu disebut melibatkan Agustiani dan pihak lain yang diduga mengetahui konstruksi rencana tersebut.

Kericuhan sempat mewarnai jalannya sidang ketika massa pendukung Hasto yang berseragam Satgas PDIP Chakra Buana ribut di luar ruang sidang. Mereka menuding adanya penyusup yang mencoba memprovokasi jalannya proses hukum.

Di sisi lain, Hasto Kristiyanto yang tidak hadir langsung di persidangan, mengirimkan pernyataan tertulis yang dibacakan oleh juru bicara PDIP, Guntur Romli. Dalam surat itu, Hasto menyebut seluruh rangkaian perkara yang menjeratnya sebagai bagian dari “peradilan politik”.

Jangan lupa temukan juga kami di Google News.