Koma.id– Wakil Ketua DPR RI periode 2024–2029, Sufmi Dasco Ahmad, tengah berada di pusaran sorotan publik menyusul pemberitaan mengejutkan dari Majalah Tempo edisi 6 April 2025.
Laporan investigasi berjudul “Pengusaha dan Politikus Pengendali Judi Online di Kamboja” menyebut nama Dasco sebagai salah satu figur yang diduga terlibat dalam bisnis gelap tersebut. Isu ini sontak menyebar luas dan memicu perdebatan panas, terutama di platform media sosial X.
Respons publik pun beragam. Ketua Komisi III DPR RI, Habiburokhman, menyayangkan pemberitaan yang ia nilai mencemarkan nama baik institusi serta pribadi Sufmi Dasco Ahmad. Ia menuding laporan Majalah Tempo bersifat sepihak dan penuh insinuasi tanpa landasan hukum yang kuat.
Dukungan terhadap Dasco juga datang dari Ketua Umum Relawan Pengusaha Muda Nasional (Repnas), Anggawira. Ia mengecam penyebaran informasi yang belum terverifikasi dan menekankan pentingnya menjunjung tinggi asas praduga tak bersalah.
Lebih jauh, Sekretaris Jenderal Pasbata Prabowo, Budiyanto Hadinagoro, menilai bahwa serangan terhadap Dasco merupakan strategi politik yang menyasar lingkaran dekat Presiden Prabowo.







