Koma.id – Ketua Umum LBH Masyarakat Adil Bersatu (LBH Mabes), Dr. Tasrif, SH., MH mengapresiasi sikap Mabes Polri terhadap kritikan sosial yang tajam dari Band Sukatani melalui lagu “Bayar, Bayar, Bayar”.
“Kami mengapresiasi sikap terbuka dan tidak antikritik dari Mabes Polri melalui Band Sukatani. Ini lentingan sangat maju untuk lembaga,” kata Tasrif seperti dilansir Antara, Senin.
Menurut Tasrif walaupun kritikan menohok tertuju kepada Polri, sikap Kapolri Listyo Sigit Prabowo mengangkat Band Sukatani sebagai Duta Polri untuk menilai dan evaluasi kinerja Polri sebagai tanda komitmen yang nyata.
Menurut Alumni Doktor Universitas Jayabaya ini, sikap Kapolri tersebut sebagai bukti bahwa citra Mabes Polri tidak anti kritikan dan masukan dari Masyarakat untuk perbaikan institusi dan lembaga.
“Band Sukatani diminta oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo untuk jadi Duta Polri. Sikap ini sebagai cerminan bahwa Polri tidak antikritik dan masukan dari masyarakat untuk perbaikan institusi,” kata Tasrif.
Bahkan Tasrif menyebutkan bahwa sampai hari ini Mabes Polri memeriksa enam personel Ditssiber Polda Jateng yang diduga mengintimidasi personil Band Sukatani.
Diduga enam oknum polisi dari Ditssiber Polda Jateng mengintimidasi personil Band Sukatani untuk menarik peredaran lagu “bayar, bayar, bayar” dari platform pemutar musik.
“Mabes Polri dalam mewujudkan Polri Presisi bukan dengan slogan saja, tetapi ada aksi nyata untuk memperbaiki institusi agar semakin lebih baik dan bebas dari oknum polisi nakal yang meresahkan,” ujar Tasrif.
Kendati demikian, Tasrif pun mengakui bahwa kritikan lagu “bayar, bayar, bayar” Band Sukatani cenderung parsial, Tasrif menilai Mabes Polri dengan semboyan Presisi berupaya maksimal untuk menguraikan berbagai keresahan masyarakat.
“Penggalan lirik lagu “bayar, bayar, bayar” itu salah satunya “ketilang di jalan bayar polisi” padahal Polri sudah berupaya untuk tilang electronik untuk mencegah keresahan masyarakat tersebut,” ujar Tasrif.
Walaupun perbaikan untuk menjadi lebih baik berdasarkan masukan masyarakat sampai saat ini terus diupayakan. Dan membutuhkan waktu dan proses.
Untuk diketahui lagu “Bayar, Bayar, Bayar” sebagai lagu kritik sosial yang tajam untuk Polri masuk dalam album bertajuk “gelap gempita” yang dirilis tahun 2023 lalu oleh Band Sukatani.
Band Sukatani merupakan band anak muda asal Purbalingga Jawa Tengah. Balutan musik dari Band Sukatani yaitu musik post punk.













