Koma.id – Adita Irawati sebagai Juru Bicara Kantor Komunikasi Kepresidenan memberikan pernyataannya soal Gus Miftah yang kini menjadi sorotan.
Sebagai jubir komunikasi kepresidenan, Adita menanggapi terkait viralnya Gus Miftah yang mengolok–olok seorang pedagang es teh di Magelang.
Namun sayangnya, Adita justru ikut mendapatkan kritikan dari masyarakat saat membahas terkait sikap salah satu Utusan Khusus Presiden itu. Bagian dari kalimat pernyataan yang kontroversial tersebut adalah:
“Apalagi kita lihat Presiden kita kalau dilihat baik melalui pidato atau kunjungan beliau itu terlihat sekali pemihakkan beliau pada rakyat kecil, pada rakyat jelata,” ucap Adita, Kamis (5/12).
“Dari berbagai statement dan juga ketika pertemuan dengan masyarakat banyak, kelihatan sekali beliau sangat peduli dengan rakyat jelata,” ucapnya.
Pernyataan Adita Irawati itu pun justru membuat netizen salah persepsi dengan diksi yang digunakannya yang menyebut rakyat kecil dengan rakyat jelata yang dianggap kasar.
Pengertian Rakyat Jelata
Rakyat jelata adalah sebutan untuk orang biasa yang tidak memiliki gelar atau pangkat, dan bukan anggota bangsawan atau pendeta. Istilah ini juga bisa disebut sebagai rakyat biasa atau massa.
Dalam sistem kelas sosial, rakyat jelata adalah mereka yang tidak memiliki kedudukan sosial tinggi. Sejak abad ke-20, istilah rakyat jelata menjadi rakyat biasa telah digunakan sebagai gantinya.
Di Inggris, kata rakyat jelata (commoner) merujuk pada seseorang yang tidak dilahirkan dalam posisi berkedudukan sosial tinggi.








