Koma.id, Jakarta – Pailitnya raksasa tekstil PT Sri Rejeki Isman Tbk atau Sritex menjadi sorotan publik dan pemerintah.
Di sisi lain, kondisi tekstil dalam negeri memang sedang dalam tekanan. Netizen menyoroti persoalan atau biang kerok terpuruknya industri tekstil yang salah satunya lantaran impor yang luar biasa usai COVID-19. Dan adanya perang, juga Permendag 8.
Sementara itu, Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli menegaskan komitmen pemerintah mencegah pemutusan hubungan kerja (PHK) di PT Sri Rejeki Isman Tbk (Sritex).
Dia optimis bahwa dengan terus berproduksi dan situasi karyawan yang kondusif, akan ditemukan solusi terbaik bagi Sritex. Pemerintah berkomitmen agar industri tekstil tetap dapat beroperasi tanpa gangguan.













