Koma.id– Musim kampanye Pilkada Serentak 2024 semakin memanas, dengan sejumlah peristiwa viral menarik perhatian netizen di media sosial. Salah satu isu yang menjadi perbincangan hangat adalah calon Wali Kota Prabumulih, Sumatra Selatan, H. Arlan, yang menuai sorotan publik setelah memamerkan empat istrinya dalam acara kampanye. Tindakan tersebut langsung menuai berbagai reaksi dari masyarakat.
Di sisi lain, aksi membagi-bagikan uang senilai Rp 100 ribu kepada warga yang mengenakan atribut pasangan calon di Lampung Tengah juga menjadi sorotan. Peristiwa ini dianggap sebagai strategi kampanye yang kontroversial, memicu perdebatan di kalangan netizen.
Tak hanya itu, insiden yang melibatkan oknum camat di Kabupaten Pesawaran, Lampung, juga viral. Oknum tersebut tertangkap basah membawa alat peraga kampanye dan berusaha menyembunyikannya di bawah meja untuk menghindari perhatian.
Selain kejadian-kejadian tersebut, rekaman suara yang diduga milik Ketua Apdesi Lebak Banten, Rusyadianto, juga beredar luas. Dalam rekaman tersebut, ia mengajak para kepala desa di Kabupaten Lebak untuk mendukung pasangan calon Andra-Dimyati. Tindakan ini memicu tindakan tegas, di mana Saepudin, dari Presidium Advokat Peduli Banten (PAPB), melaporkan Rusyadianto ke Bawaslu Banten atas dugaan pelanggaran tersebut.
Sejumlah peristiwa ini mencerminkan dinamika kampanye yang semakin intensif, di tengah perhatian masyarakat yang terus meningkat menjelang Pilkada Serentak 2024.







