Gulir ke bawah!
NKRI Harga Mati
NKRI Harga Mati
Nasional

Pilot Susi Air Bebas dari Sandera KKB, Momentum Bangun Kesejahteraan Papua

Views
×

Pilot Susi Air Bebas dari Sandera KKB, Momentum Bangun Kesejahteraan Papua

Sebarkan artikel ini
Pilot Susi Air Bebas dari Sandera KKB, Momentum Bangun Kesejahteraan Papua

Koma.id Deputi V Kantor Staf Presiden Rumadi Ahmad mengatakan pembebasan pilot Susi Air Philip Mark Mehrtens dapat menjadi momentum pembangunan kesejahteraan di Papua.

“Kita dapat memanfaatkan momentum pembebasan ini bagi penciptaan pembangunan kesejahteraan di wilayah Kabupaten Nduga,” ujar Rumadi Ahmad dalam keterangannya di Jakarta, Senin.

Silakan gulirkan ke bawah

Rumadi mengatakan bahwa ia telah melaporkan perkembangan ini kepada Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko dan merekomendasikan agar ada tindak lanjut yang dilakukan dalam bentuk rekomendasi terhadap pemerintahan baru.

Rumadi mengatakan bahwa pembebasan pilot Susi Air berlangsung sesuai arahan Presiden Jokowi yang sejak awal telah ditekankan bahwa prioritas utama adalah keselamatan sandera.

“Pemerintah terus menerus menggunakan soft approach dalam proses penyelesaian masalah ini yang pada akhirnya berlangsung secara damai tanpa sebutir peluru pun ditembakkan oleh kedua belah pihak,” jelas Rumadi.

​​​​​Rumadi menambahkan keberhasilan ini bukan hanya kemenangan bagi keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga menjadi momentum penting untuk melanjutkan pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Nduga.

“Satgas Damai Cartenz bersama dengan para tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh perempuan dan Pemda Kabupaten Nduga di Provinsi Papua Pegunungan telah menepis berbagai keraguan, menghilangkan berbagai kecurigaan, dan menurunkan berbagai ketegangan untuk membangun rasa percaya,” kata Rumadi.

Rumadi juga mengatakan bahwa peran personel TNI dan Polri sebagai aparat keamanan perlu lebih dikedepankan, khususnya dalam kegiatan pembangunan sebagai bagian dari pengaman terhadap proses pembangunan dan pembinaan terhadap wilayah atau pembinaan teritorial.

“Saat ini, sinergi tersebut perlu dan sesuai Instruksi Presiden dalam rangka menciptakan kondisi yang kondusif bagi terlaksananya kegiatan pembangunan,” ujarnya.

Jangan lupa temukan juga kami di Google News.