Koma.id, Jakarta – Gerakan Anak Abah Tusuk 3 Paslon terus mendapatkan tanggapan dari berbagai pihak.
Ahmad Riza Patria yang disebut bakal menjadi Ketua Tim Sukses (Timses) pasangan bakal cagub-cawagub Jakarta Ridwan Kamil-Suswono meminta gerakan tersebut tidak diikuti. Kata dia, golput itu tidak baik kalau diikuti.
Sementara itu, Anggota Komisi Pemilihan Umum atau KPU DKI Jakarta, Astri Megatari mengatakan orang yang mengajak warga lain untuk tidak memilih atau golput dalam pilkada dengan menjanjikan uang atau imbalan lainnya bisa dijerat pidana.
Menyikapi gerakan ini, Astri mengatakan KPU melakukan sosialiasi untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dan agar masyarakat menggunakan hak pilihnya dengan benar.
Sedangkan Pengajar hukum pemilu dari Universitas Indonesia, Titi Anggraini, mengatakan gerakan “tusuk tiga pasangan calon” ini muncul karena terjadi praktik memborong tiket partai politik dan mengakibatkan keterputusan aspirasi pencalonan pada Pilkada 2024.













