Koma.id– Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo memberikan apresiasi kepada Bripka Joko Hadi Aprianto, seorang Bintara Polsek Samarinda Hulu, Kalimantan Timur, yang selama 23 tahun secara sukarela menjadi penggali kubur bagi masyarakat.
Menurut Kapolri, tindakan mulia yang dilakukan Bripka Joko ini patut dijadikan teladan bagi seluruh personel Korps Bhayangkara di Indonesia.
“Tolong niat baik ini diturunkan bukan hanya ke anak-anakmu (Bripka Joko) saja, tetapi juga ke rekanmu yang lain. Terus menjadi polisi yang baik,” kata Kapolri, Selasa (10/7/2024).
Kapolri menegaskan pentingnya konsistensi dalam menjalankan tugas sebagai polisi yang mengabdi kepada masyarakat. Baginya, Bripka Joko adalah contoh nyata polisi yang menjalankan tugas dengan penuh keikhlasan dan pengabdian.
Kapolri memberikan perhatian langsung sekaligus mengapresiasi niat baik Bripka Joko yang sering menggali kubur untuk masyarakat secara sukarela selama kurang lebih 23 tahun.
Dalam kesempatan itu, Kapolri juga mendengarkan langsung kisah hidup Bripka Joko saat bertemu di Polresta Samarinda, Senin (9/9). Bripka Joko menceritakan bahwa profesi penggali kubur yang dijalaninya awalnya dilakukan untuk mencari nafkah.
Namun, seiring berjalannya waktu, setelah menjadi anggota Polri, kegiatan itu berubah menjadi bentuk amal, terutama bagi masyarakat kurang mampu.
“Izin jenderal kalau dahulu buat mencari rezeki kalau sekarang untuk amal. Karena setiap bulan, mohon izin pasti nombok. Karena untuk orang tidak mampu saya gratiskan, tapi saya tetap gaji karyawan,”
ungkap Bripka Joko kepada Kapolri.
Kapolri memuji ketulusan Bripka Joko yang terus mengabdi dengan cara yang sederhana namun berdampak besar bagi masyarakat.
Menurutnya, menjadi penggali kubur adalah tindakan yang sangat mulia dan bentuk pengabdian luar biasa bagi sesama.
Dalam pertemuan tersebut, Kapolri sempat menanyakan kesediaan Bripka Joko untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang perwira. Namun, dengan rendah hati, Bripka Joko lebih memilih untuk meminta perluasan lahan makam bagi masyarakat daripada melanjutkan karirnya.
“Ini nanti dibantu dikomunikasikan ya,” kata Kapolri.







