Koma.id– Kepala BP2MI, Benny Rhamdani, sedang menghadapi kritik tajam setelah mengklaim tidak mengetahui pengendali judi online dengan inisial T. Anggota Komisi III DPR, Didik Mukrianto, mengecam tindakan Benny yang malah menambah kegaduhan, menilai bahwa ketidakakuratan informasi dari pejabat publik bisa merusak reputasi lembaga pemerintah. Didik juga menggarisbawahi bahwa pernyataan Benny yang saling bertentangan dengan pihak kepolisian menambah kebingungan publik.
Sementara itu, Direktur Political and Public Policy Studies (P3S), Jerry Massie, menegaskan perlunya Bareskrim Polri menyelidiki motif di balik pernyataan Benny, yang sempat menyebut sosok T sebagai individu kebal hukum. Jerry memperingatkan agar Benny tidak menambah keributan yang sudah ada.
Heboh! Investasi Bodong Koperasi BLN Putar Dana Rp4,6 Triliun, 41 Ribu Nasabah Jadi Korban
Ketua Muda-Mudi Jaringan Nasional Aktivis ’98 (Jarnas ’98), Wonder Infanteri Nainggolan, juga menyerukan agar Benny Rhamdani diberikan tidakan tegas agar menjadi efek jera. Ia menilai tindakan Benny telah merusak kewibawaan Presiden Joko Widodo, Kapolri, dan Panglima TNI.







