Gulir ke bawah!
NKRI Harga Mati
NKRI Harga Mati
BeritaNasionalPolitik

Manuver Seru dan Siasat Penuh Kejutan Peta Politik Pilkada 2024

Views
×

Manuver Seru dan Siasat Penuh Kejutan Peta Politik Pilkada 2024

Sebarkan artikel ini
Elektabilitas Jan Maringka 27,3 Persen Tempel Elly Lasut 27,1 Persen

Koma.id Gelaran Pilkada Serentak 2024 semakin memanas dengan dinamika politik yang terus berubah, terutama di kawasan strategis seperti Jawa Barat dan Jakarta. Kontestasi kali ini menjanjikan duel seru antara tokoh-tokoh terkemuka yang tak terduga, membuat peta politik semakin penuh kejutan.

Kabar terbaru dari Pilgub Jawa Barat mengguncang publik dengan langkah berani Partai Golkar yang memilih mendukung Dedi Mulyadi sebagai calon gubernur. Langkah ini cukup mengejutkan mengingat Dedi merupakan kader dari Partai Gerindra. Apakah ini pertanda strategi aliansi baru atau sekadar langkah taktis untuk memenangkan hati rakyat Jabar? Hanya waktu yang akan menjawab.

Silakan gulirkan ke bawah

Sementara itu, Ridwan Kamil, gubernur petahana yang dikenal dengan segudang prestasi di Jabar, kini berpotensi diusung Golkar untuk maju sebagai Cagub DKI Jakarta. Perpindahan ini membawa harapan baru bagi warga Jakarta, namun juga menambah ketegangan dalam persaingan politik di ibu kota.

Di lain sisi, Wakil Ketua Umum PKB, Jazilul Fawaid, mengaku akan mengkaji ulang usulan DPW PKB DKI Jakarta yang menginginkan Anies Baswedan sebagai Cagub Jakarta 2024. Tak kalah menarik, Ketua DPW PKS Jakarta, Khoirudin, mengusulkan agar Anies bergabung dengan partai politik untuk mempermudah pencalonannya. Apakah ini strategi jitu untuk meraih kemenangan, atau sekadar manuver politik?

Tidak kalah seru, di Jawa Tengah, Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto, menunjukkan dukungannya kepada Ahmad Luthfi untuk maju dalam Pilgub Jateng. Langkah ini mempertegas posisi Golkar dalam konstelasi politik Jawa Tengah, menjanjikan persaingan ketat pada Pilkada 2024.

Di Jawa Timur, DPW PKB masih menimbang-nimbang strategi terbaik, apakah akan mendukung Khofifah atau mengajukan kandidat baru pada menit-menit akhir. Di Sumatera Utara, politikus senior PKS, Tifatul Sembiring, menyatakan dukungan partainya kepada pasangan Bobby Nasution-Surya, sekaligus menepis tudingan mendukung politik dinasti.

Jangan lupa temukan juga kami di Google News.