Koma.id– Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyatakan bahwa belum ada rencana konkret untuk memindahkan kantor presiden ke Ibu Kota Nusantara (IKN) di Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, dalam waktu dekat. Pernyataannya ini mengundang beragam reaksi dari tokoh-tokoh elit dan masyarakat.
Isu ini semakin memanas dengan kabar bahwa Presiden terpilih Prabowo Subianto juga mengungkapkan keengganannya untuk segera pindah ke IKN. Namun, Menteri Investasi/Kepala BKPM, Bahlil Lahadalia, menegaskan bahwa Prabowo akan pindah ke IKN setelah dilantik sebagai presiden periode 2024-2029.
Ketua Dewan Pimpinan Pusat Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Djarot Saiful Hidayat, menunjukkan keraguan terhadap kelancaran pemindahan Ibu Kota ke IKN Nusantara dalam waktu dekat, mengingat masih banyak persiapan yang belum selesai. Djarot menyarankan pemerintah untuk tidak terlalu memaksakan keputusan tersebut.
Sementara itu, berita ini juga menarik perhatian media asing dan menjadi sorotan yang signifikan di kalangan pembaca internasional.







