Gulir ke bawah!
BeritaInternasional

Dari Olimpiade Sains Nasional ke Kampus Elite: Perjalanan Akademik Ardystovino

4716
×

Dari Olimpiade Sains Nasional ke Kampus Elite: Perjalanan Akademik Ardystovino

Sebarkan artikel ini

Koma.id | Jakarta – Beasiswa Indonesia Maju (BIM) adalah program beasiswa yang diberikan kepada peserta didik/lulusan yang berprestasi pada bidang akademik dan non-akademik. BIM terdiri dari dua jenis beasiswa: bergelar (degree) dan non-gelar (non-degree).

Program beasiswa bergelar mencakup jenjang S1 dan S2, sedangkan program beasiswa non-gelar, yaitu Program Persiapan S1 Luar Negeri, dilaksanakan oleh Pusat Prestasi Nasional.

Silakan gulirkan ke bawah

Ardystovino Firdaus Pratomo, seorang siswa SMA Negeri 36 di Jakarta Timur, telah menunjukkan semangat dan kerja keras yang luar biasa dalam perjalanan pendidikannya.

Berikut adalah beberapa momen penting dalam perjalanan Ardystovino:

Prestasi Akademik: Meskipun awalnya Ardystovino mengaku dirinya pemalas, namun dirinya berusaha belajar secara konsisten dan menetapkan target untuk dirinya sendiri. Ia aktif bertanya kepada guru dan berpartisipasi dalam berbagai kompetisi, termasuk Olimpiade Sains Nasional (OSN) dan Olimpiade Geografi dan Geosains milik Institut Teknologi Bandung (ITB).

Pencapaian di OSN: Ardystovino berhasil lolos ke tahap nasional OSN sebanyak dua kali, menunjukkan dedikasinya dalam bidang sains dan geografi.

Keberanian Mencoba Hal Baru: Ia juga mencoba hal baru dengan mendaftar ke kejuaraan nasional pencak silat UIC (Universitas Ibnu Chaldun) dan berhasil meraih juara 3.

Beasiswa Indonesia Maju (BIM): Ardystovino berhasil mendapatkan full scholarship ke KU Leuven di Belgia melalui program BIM Persiapan S1 Luar Negeri.Beasiswa ini mencakup biaya kuliah, biaya hidup, dan asuransi kesehatan.

KU Leuven adalah salah satu universitas terkemuka di Belgia. Beasiswa yang diterima oleh Ardystovino menunjukkan prestasi akademik dan dedikasi yang luar biasa. Selain KU Leuven, Ardystovino juga diterima di lima universitas lainnya:

KU Leuven adalah salah satu universitas terkemuka di Belgia, dan keberhasilan Ardystovino menunjukkan prestasi akademik yang luar biasa. Selain KU Leuven, ia juga diterima di lima universitas lainnya:

  1. University of British Columbia, Kanada
  2. University of Toronto, Kanada
  3. Monash University, Australia
  4. University of Sydney, Australia

Ardystovino Firdaus Pratomo adalah bukti bahwa semangat dan tekun dalam belajar dapat membuka pintu kesempatan yang tak terbatas. Jangan pernah takut bermimpi, karena mimpi adalah langkah pertama menuju kesuksesan.

Jangan lupa temukan juga kami di Google News.