Gulir ke bawah!
BeritaDaerah

Ratusan Korban Banjir Lahar Galodo Masih Di Pengungsian, Korban Tewas Telah 21 Di Agam

4978
×

Ratusan Korban Banjir Lahar Galodo Masih Di Pengungsian, Korban Tewas Telah 21 Di Agam

Sebarkan artikel ini

Koma.id | Agam – Tiga hari pasca bencana ratusan korban banjir lahar dingin Gunung Merapi di Kabupaten Agam, Sumatera Barat masih berada di pengungsian, sebanyak tiga ruang kelas sekolah dasar digunakan oleh 75 kepala keluarga.

Sedangkan pencarian terhadap dua orang korban yang masih hilang dihentikan sementara sejak pukul 18.00 WIB dan akan dilanjutkan rabu pagi.

Silakan gulirkan ke bawah

114 orang dari 75 kepala keluarga korban banjir lahar dingin Galodo Gunung Merapi di Kabupaten Agam, Sumatera Barat masih mengungsi di posko pengungsian.

Tiga ruang kelas di sekolah dasar negeri (SDN) 08 Kubang Duo Koto Panjang Kecamatan Canduang merupakan satu-satunya tempat pengungsian, lainnya pengungsian mandiri atau mengungsi ke rumah keluarga dan kerabat mereka.

Meski dalam keterbatasan para pengungsi tampak menerima keadaan dengan lapang dada, sepeti Widodo, salah seorang pengungsi mengaku meski merasa sedih namun kebersamaan sesama warga sekampung membuat mereka kompak dalam susah dan senang.

Sementara di ruang pengungsian terlihat bantuan untuk kebutuhan pengungsi menumpuk dan siap untuk digunakan para pengungsi.

“ Kasur merah dari kemensos itu sudah ada sejak dua hari lalu. Yang baru datang terus itu biasanya logistik seperti beras, mie instan, itu setiap hari ada. Kebutuhan untuk mengungsi saat ini sudah mencukupi. Alhamdulilah lah cukup semua, dan keluhan kesehatan pun belum ada mudah-mudahan nggak ada.” Ujar Widodo/ pengungasi

Sementara di dalam tenda di depan posko pengungsian tim gabungan menggelar rapat evaluasi dan tim berhasil menemukan satu lagi korban banjir lahar dingin di kecamatan sungai puar.

“Jam 10 tadi setelah dilakukan pencarian ditemukan satu mayat laki-laki atas nama bapak AM dan sudah dibawa ke rumah sakit, tinggal satu lagi nama pak sahar yang belum ditemukan. kita berupaya agar kedepan kiranya satu orang yang belum ditemukan bisa ditemukan secepatnya. pencarian difokuskan dekat halaman Masjid Jamik galuang.” kata Susi karmila, Camat sungai puar

dengan ditemukannya jenazah korban amri koto (70 tahun) menambah jumlah korban tewas di kabupaten agam menjadi 21 orang.

Dua korban lagi yang belum ditemukan diantaranya, Sahar (60) warga Sungai Puar dan Halimah Tusyadiah (30). Adapun pencarian terhadap korban akan dilanjutkan rabu pagi.

 

Jangan lupa temukan juga kami di Google News.