Gulir ke bawah!
NasionalPolitik

Penggelembungan Suara PSI atau Kesalahan Teknologi OCR? Ini Kata Bawaslu-KPU

3013
×

Penggelembungan Suara PSI atau Kesalahan Teknologi OCR? Ini Kata Bawaslu-KPU

Sebarkan artikel ini

Koma.id  – Bawaslu RI mengumumkan bahwa teknologi untuk mengekstrak teks dari gambar (optical character recognition/OCR) pada foto Formulir Model C1-Plano atau catatan hasil penghitungan suara Pemilu 2024 melalui Sistem Informasi Rekapitulasi (Sirekap) telah diperbaiki.

“Kan sudah ada perbaikan, kalo OCR kan masalah C hasil, C hasil konversi dari gambar ke angka kalau tidak salah begitu, ya, katanya,” ujar Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI Rahmat Bagja di Kantor KPU RI, dikutip.

Silakan gulirkan ke bawah

Bagja juga menjelaskan bahwa teknologi ini telah menjalani pemeliharaan selama dua hingga tiga hari. Meskipun demikian, ia menegaskan bahwa rekapitulasi berjenjang manual tidak boleh dihentikan, karena harus dilakukan secara menyeluruh.

“Kenapa sekarang berhenti? Karena belum ada Bawaslu provinsi, karena jadwalnya tanggal enam kalo tidak salah, enam apa tujuh,” jelasnya.

Sebelumnya, Anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI, Idham Holik, memastikan bahwa tidak ada penggelembungan terhadap jumlah suara Partai Solidaritas Indonesia (PSI).

Idham juga menjelaskan bahwa yang tidak akurat adalah teknologi OCR atau teknologi yang mengekstrak teks dari gambar dalam membaca foto Formulir Model C1-Plano atau catatan hasil penghitungan suara Pemilu 2024.

Jangan lupa temukan juga kami di Google News.