Gulir ke bawah!
NKRI Harga Mati
NKRI Harga Mati
Nasional

Ketiga Paslon Tegaskan Komitmen Berantas Korupsi di Paku Integritas KPK, Prabowo & Anies Kembali Terlihat Akrab

Views
×

Ketiga Paslon Tegaskan Komitmen Berantas Korupsi di Paku Integritas KPK, Prabowo & Anies Kembali Terlihat Akrab

Sebarkan artikel ini
Ketiga Paslon Tegaskan Komitmen Berantas Korupsi di Paku Integritas KPK, Prabowo & Anies Kembali Terlihat Akrab

Koma.id – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggelar acara Penguatan Anti Korupsi Integritas (Paku Integritas) dengan mengundang tiga pasangan calon presiden dan calon wakil presiden yang maju di pilpres 2024. Dalam acara tersebut ketiganya membeberkan komitmennya dalam memberantas korupsi nantinya jika terpilih menjadi presiden dan wakil presiden.

KPK mengundang tiga paslon yakni Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar alias Cak Imin, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka dan Ganjar Pranowo-Mahfud MD. Ketiga paslon pun hadir dengan kenakan seragam yang kompak.

Silakan gulirkan ke bawah

Anies-Cak Imin terlihat kompak mengenakan jas hitam dengan kemeja warna putih. Mereka tiba di KPK dengan masing-masing kendaraan pribadinya.

Selanjutnya, Ganjar-Mahfud tiba mengenakan jaket bomber warna hijau yang sama ketika dirinya kenakan saat debat capres ketiga.

Kemudian disusul kedatangan pasangan nomor urut dua Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka. Mereka tampak mengenakan kemeja warna biru muda seperti kostum yang identik dipakainya selama kampanye pilpres 2024.

Dalam mengembalikan marwah lembaga antirasuah, Anies berjanji akan merevisi kembali UU KPK jika terpilih menjadi Presiden 2024.

“Kita ingin mengembalikan agar KPK berwibawa lagi secara legal seperti dulu. Artinya merevisi Undang-Undang KPK. Kami ingin agar revisi ini mengembalikan KPK kepada posisi yang kuat,” ujar Anies dalam pidatonya.

Selain itu, standar etik yang menurutnya lemah diterapkan para pejabat KPK juga akan menjadi fokusnya. Menurut dia, perlunya pejabat KPK memiliki standar etik yang tinggi untuk menjaga independensi lembaga tersebut.

“Standar etika yang tinggi di tubuh KPK, kita ingat era di mana KPK datang di sebuah tempat, tidak mau ikut makan, tidak mau ikut kegiatan-kegiatan yang didanai di luar KPK,” kata Anies.

Capres nomor urut 2, Prabowo Subianto menegaskan bahwa korupsi dapat merusak kehidupan bangsa, dan sangat membahayakan keselamatan negara. Oleh karena itu harus ada mitigasi awal untuk upaya pemberantasannya.

“Kita semua menyadari dan paham benar betapa masalah korupsi ini merusak kehidupan bangsa dan negara, dan membahayakan keselamatan sebuah negara. Negara-negara yang dikatakan gagal adalah sebagian besar tidak mampu mitigasi atau menghilangkan korupsi,” kata Prabowo.

Ia melanjutkan, tidak bisa dipungkiri Indonesia banyak bergantung dari sumber daya alam dan di situlah terjadi praktek-praktek korupsi yang mengganggu kelangsungan hidup suatu bangsa rentan terjadi.

Prabowo bertekad, ia bersama Gibran akan memberantas korupsi dengan sungguh-sungguh dan total.

“Kita paham justru negara seperti kita yang hidupnya banyak bergantung dari sumber daya alam, di situ terjadi praktek-praktek korupsi yang mengganggu,” kata dia.

“Bahwa selama ini apa yang diupayakan KPK sudah berjalan benar dan semua upaya itu harus tetap didukung,” pungkas Prabowo.

Calon Presiden nomor urut 3, Ganjar Pranowo, mengaku bakal memperkuat Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Ganjar pun membeberkan upaya agar lembaga antirasuah itu bisa semakin diandalkan dalam mengatasi kasus korupsi ke depannya.

Ganjar menyebut penguatan KPK kuncinya adalah koordinasi antara lembaga Aparat Penegak Hukum (APH).

“Penguatan kelembagaan bisa dilakukan dengan, kalau tadi disampaikan Pak Gufron, koordinasi kelambagaan yang ada dari APH,” ujar Ganjar.

Selain itu, menurutnya KPK perlu diberikan kewenangan penuh dalam melakukan investigasi agar bisa mengembalikan independensinya.

“Dan ketika KPK independen, menjaga independensi dan integritas oleh aparatur di KPK itu penting. Tidak untuk diintervensi oleh siapapun,” jelasnya.

Setelah melakukan paparan komitmen berantas korupsi, ketiga paslon mendapatkan cindramata berupa jaket dan buku integritas dari KPK.

Dalam acara tersebut, Prabowo dan Anies kembali akrab usai di debat pilpres 2024 kemarin yang digelar KPU mereka tak berjabat tangan. Kini, usai menghadiri acara KPK pada Rabu 17 Januari 2024 malam, keduanya akur mengobrol usai menjelaskan paparannya terhadap pemberantasan korupsi.

Prabowo juga terlihat tertawa ketika mengobrol dengan Anies Baswedan. Hal inipun menandakan bahwa keduanya tak ada masalah seperti debat pilpres sebelumnya.

Jangan lupa temukan juga kami di Google News.