Koma.id– Dalam menyambut konser Coldplay yang akan digelar di Gelora Bung Karno (GBK) pada Rabu (15/11/2023), muncul ancaman ketegangan dari sekelompok orang. Novel Bamukmin dan rekan-rekannya dari Gerakan Nasional Anti LGBT (Geranati LGBT) dikabarkan berencana untuk membuat keributan selama konser tersebut. Bahkan, kabar ini mencuat bahwa mereka berencana mengadang kedatangan Coldplay yang dijadwalkan tiba di Tanah Air hari ini.
Ancaman tersebut telah menjadi viral di media sosial, mengundang perhatian Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno. Sandiaga memastikan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan kepolisian untuk memastikan keamanan dan kenyamanan pelaksanaan konser Coldplay.
“Kita berkoordinasi dengan aparat penegak hukum, agar konser ini berjalan dengan nyaman, aman dan menyenangkan,” ucap Sandi.
Muhammadiyah Tegaskan Komitmen Dukung Program MBG Secara Amanah, Profesional, dan Akuntabel
Menurut Sandiaga, konser ini merupakan acara yang dinanti-nantikan oleh masyarakat, dan potensi ekonomi yang dapat dihasilkan dari konser Coldplay sangat besar. Oleh karena itu, Menparekraf menyatakan bahwa konser tersebut tidak dapat ditunda. Meskipun dihadapkan dengan ancaman, pihak keamanan akan diintensifkan untuk menjaga kelancaran acara tersebut.
“Tapi konser ini semua sudah sangat menunggu dan sudah masuk dalam kaidah koridor hukum kita, maka semua pihak kita ajak untuk menyukseskan konser Coldplay,” tutupnya.













