Koma.id– Dalam suasana politik yang semakin memanas jelang Pemilihan Presiden 2024, Anies Baswedan, bakal calon presiden dari Koalisi Perubahan, memberikan tanggapannya terkait keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang membuka peluang bagi Gibran Rakabuming Raka menjadi calon wakil presiden (cawapres).
Anies menyatakan bahwa setiap putusan pengadilan harus dihormati dan dihargai, menunjukkan sikap kematangan politik.
Di samping itu baginya, Pilpres 2024 bukan kompetisi antarkandidat, melainkan membawa amanat soal perubahan untuk keadilan. Semangat perubahan, lanjutnya, akan dibawa agar rakyat bisa merasakan kesetaraan kesempatan ke depannya.
“Kita fokus pada agenda itu, dan siapa pun yg nanti dapat amanat dari koalisi manapun, kita siap bawa gagasan itu. karena itu bukan berperang, bukan bermusuhan, ini berkompetisi membawa gagasan,” kata Anies.
Sementara itu, Ketua Umum DPP PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri mengungkapkan perihal mempersiapkan nama bakal cawapres yang akan mendampingi Ganjar Pranowo. Ia menegaskan bahwa pilihan cawapres harus mencerminkan kepentingan negara dan rakyat Indonesia, dan bukan semata-mata untuk kepentingan PDIP atau dirinya serta keluarganya.
“Ibu sudah kalian beri hak prerogatif, artinya Ibu yang menentukan. Oleh sebab itu sabar saja, tunggu dari mulut saya,” ujar Megawati.
Di sisi lain, relawan Pro-Jokowi (Projo) secara hampir pasti menyatakan bahwa Gibran Rakabuming Raka akan menjadi bakal calon wakil presiden (bacawapres) yang akan mendampingi Prabowo Subianto dalam Pilpres 2024.






