Koma.id – Pengamat Kebijakan Publik Universitas Trisakti, Trubus Rahardiansah, menilai rencana penghapusan Bahan Bakar Minyak (BBM) Pertalite merupakan pilihan yang baik. Namun demikan, Ia menyebut Pemerintah juga perlu menyiapkan alternatif lain, khususnya bagi masyarakat kurang mampu.
“Terkait penghapusan BBM Pertalite dikarenakan aspek lingkungan adalah pilihan yang bagus. Tetapi bagaimana pemerintah menyediakan pilihan alternatif, karena di setiap kebijakan harus ada pilihan alternatif, khususnya bagi masyarakat yang kurang berkemampuan,” ujar Trubus dikutip dari dialog Pro 1 RRI Jakarta bersama Penyiar Binda Umar, pada Jumat (1/9/2023).
Trubus merespon baik rencana pemerintah untuk menghapus pertalite dengan mempertimbangkan polusi lingkungan yang sudah sangat buruk. Meski demikian, Ia meminta pemerintah untuk mempertimbangkan dan membentuk strategi terkait perlindungan pada masyarakat yang kurang mampu, lantaran dampaknya juga akan mempengaruhi kenaikan bahan pokok lainnya.
“Menurut saya memang pemerintah harus mempunyai perencanaan terkait pelindungan masyarakat yang kurang mampu dan juga pemerintah bisa menjamin bahwa logistic tidak akan mengalami kenaikan signifikan, karena berpengaruh terhadap harga bahan pokok lainnya. Khawatirnya akan berdampak kepada orang yang kurang mampu dan bisa menyebabkan kemiskinan ekstrim,” katanya.
Selain itu, masyarakat harus mulai diarahkan untuk menggunakan kendaraan listrik. Penawaran subsidi kepada masyarakat dinilai mampu menjadi daya tarik agar masyarakat beralih menggunakan kendaraan listrik. Dengan begitu, penggunaan bahan bakar minyak juga dapat ditekan. Trubus juga meminta Pemerintah untuk memperketat pengawasan terhadap penggunaan Bahan Bakar Minyak, sehingga pengguna kendaraan bahan bakar bersubsidi memang digunakan untuk masyarakat yang kurang mampu.








