Gulir ke bawah!
NKRI Harga Mati
NKRI Harga Mati
Nasional

Sosok Inspiratif: Nur Hikmawansyah, Buruh Tani yang Lolos Sekolah Polisi Negara Batua

Views
×

Sosok Inspiratif: Nur Hikmawansyah, Buruh Tani yang Lolos Sekolah Polisi Negara Batua

Sebarkan artikel ini
Sosok Inspiratif: Nur Hikmawansyah, Buruh Tani yang Lolos Sekolah Polisi Negara Batua

Koma.id, Jakarta – Nur Hikmawansyah, pemuda buruh tani asal Takalar ini berhasil lolos sebagai siswa di Sekolah Polisi Negara Batua, Sulawesi Selatan. Tak ayal, namanya pun melambung dan viral di media sosial belakangan ini.

Sebagai seorang yatim, Hikmawansyah yang akrab disapa Wawan ini harus menghadapi banyak tantangan dalam hidupnya. Sejak usia 8 tahun, ia kehilangan kedua orangtuanya dan menjadi yatim piatu.

Silakan gulirkan ke bawah

Pekerjaan ayahnya sebelum meninggal adalah petani, sedangkan ibunya bekerja sebagai penjual kue. Dalam situasi yang sulit itu, Wawan terpaksa bekerja sebagai buruh tani untuk mencukupi kebutuhan hidupnya dan membantu orang tua.

“Saya dulu bekerja di gudang jagung, menjadi buruh. Dan dari hasil upah itu, saya sebagian sisihkan untuk ditabung, dan sebagian untuk ibu saya, dan untuk keperluan di rumah,” kata Hikmawansyah seperti dilansir dari kanal Youtube Biro SDM Polda Sulsel.

Di tengah kesederhanaannya, Hikmawansyah tidak pernah kehilangan semangat dan tekadnya untuk mengubah nasibnya. Ia menyadari bahwa pendidikan adalah kunci untuk mengubah kehidupannya dan mewujudkan impian-impian yang ada dalam dirinya.

Ia tekun belajar di malam hari setelah selesai bekerja, ia berhasil menyelesaikan pendidikan dasarnya dan melanjutkan ke sekolah menengah.

Pada awalnya, Hikmawansyah mendengar kabar mengenai Sekolah Polisi Negara Batua, sebuah lembaga pendidikan yang bergengsi dan diakui di bidang kepolisian. Karena memiliki cita-cita menjadi polisi sejak kecil, tanpa ragu Wawan memutuskan untuk mengikuti seleksi penerimaan siswa di sekolah tersebut, walaupun ia tahu persaingan akan sangat ketat.

“Saya bilang kuliah dulu ambil jurusan olahraga, tapi dia bilang ‘saya mau mendaftar polisi, ya siapa tahu rezeki’ katanya,” kata Juliati, ibunda Wawan.

Dalam proses seleksi yang ketat, Hikmawansyah menunjukkan semangat dan dedikasinya yang luar biasa. Ia mengikuti semua tahapan seleksi dengan penuh keyakinan dan memberikan yang terbaik dari kemampuannya.

Keterampilan, kecerdasan, dan sikap disiplin yang ia tunjukkan membuatnya berhasil lolos menjadi salah satu siswa di Sekolah Polisi Negara Batua.

“Saya bersyukur kepada Allah SWT karena telah mengabulkan doa ibu saya, di mana tanpa doa ibu saya, saya tidak akan bisa berdiri tegar di sini,” kata Wawan.

Hikmawansyah adalah contoh nyata bahwa keberhasilan dapat diraih oleh siapa pun, meskipun dari latar belakang yang sulit. Ia adalah bukti bahwa semangat dan kerja keras dapat mengubah nasib seseorang dan membuka pintu-pintu kesempatan baru.

Kisahnya telah menginspirasi banyak orang di sekitarnya, kesungguhannya membawa hasil meski serasa tak mungkin mengingat kondisinya. Ibunya pun tak lupa terus medoakan Wawan agar cepat lulus pendidikan dan dilantik sebagai polisi. “Semoga Nur Hikmawansyah Wawan menjadi anak yang baik dan menjadi polisi yang berbakti kepada negara,” kata Juliyanti.

Jangan lupa temukan juga kami di Google News.