Koma.id – Yonce Lokbere akhinya bernyanyi. Dia tak mau mendekam dipenjara seorang diri. Keterlibatan oknum Camat atau kepala distrik Kenyam akhirnya terungkap.
Pria memiliki banyak nama itu sebut orang yang ikut membantu Yonce Lokbere dan gerombolan Egianus Kogoya selama ini. Oknum Camat berinisial MM itu sudah ditahan di sel Satgas Penegakan Hukum Operasi Damai Cartenz Polri, Senin, 1 Mei 2023. Wilayah kerja MM masuk wilayah kabupaten Nduga, Papua Pegunungan, dimana Egianus Kogoya kerab beraksi. MM menyetor sejumlah dana kepada Yonce Lokbere untuk membeli bahan makanan dan amunisi.
Dijelaskan Kepala Operasi Damai Cartenz Kombes Faisal Ramadhani, MM menyalurkan dana sebesar Rp 30 juta untuk KKB. Sedangkan Yonce ditangkap Satgas pada awal bulan April 2023 lalu. Dia adalah tangan kanan Egianus Kogoya khusus urusan logistik. Yonce Lokbere ternyata punya banyak nama. Catatan kejahatan pun banyak. Dia bahkan ikut membakar pesawat Susi Air yang berujung penyanderaan pilotnya. Nama lainnya atau julukannya Yonce, Yomce, Tomse, bahkan Paken Lokbere. Nama-nama lainnya ini terkadang membingungkan, namun TNI-Polri sudah lama memetakan sepak terjangnya. Hingga akhirnya dia tertangkap awal April 2023.
Ditangkapnya Yonce ini membuat panglima KKB, Egianus Kogoya marah besar. Sebab, pasokan logistik dan senjata semua dipercayakan pada Yonce. Aksi kejahatan Yonce diantaranya, 2021 membakar camp Dolarossa; Dia ikut menyerang Satgas Yonif Raider 700 di kawasan Mapenduma. 7 Juni 2022, Yonce diduga terlibat penembakan di lapangan terbang Kenyam. Pesawat SAM AIR PK-SMG saat itu ditembaki;
Tahun 2023, Yonce terlibat pengancaman belasan pekerja pembangunan puskesmas di Paro 5 Ikut pembakaran pesawat serta penyanderaan pilot Susi Air di Distrik Paro tanggal 7 Februari. Aksi ini diikuti dengan penyanderaan pilot Selandia Baru, Philip Mark Merthens. Wajar saja panglima KKB Egianus Kogoya marah besar. Ternyata Yonce Lokbere, pria yang ditangkap TNI-Polri di Papua awal bulan lalu, punya peran penting dalam aksi keji Kogoya.
Tangan kanan panglima itu paling piawai mengumpulkan logistik dan senjata selama ini bagi komplotan mereka di hutan Papua. Dengan tertangkapnya Yonce maka pasokan senjata KKB Papua terputus. Wajar kalau kemudian panglima Egianus Kogoya mengambil inisiatif menyandera pilot Susi Air. Tujuannya untuk menjadikan pilot itu sebagai ‘tameng manusia’, mengingat kekuatan Kogoya mulai melemah. Diakui Kombes I Gusti Gede Era Adhinata bahwa Yonce yang punya peran mengumpulkan logistik, logistik, bahan makanan serta menjaga markas kelompok Kogoya selama ini. Peluru Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Papua tak habis-habis. Kuncinya ada pada Yonce Lokbere. Siapa dia? Yonce adalah pentolan. Egianus Kogoya, orang kepercayaan yang baru saja ditangkap TNI, awal bulan April 2023.
Dari Yonce inilah akan bisa dapat informasi dari mana banyak peluru mereka, siapa yang pasok! Diketahui, Yonce tertangkap di Distrik Kenyam, Kabupaten Nduga, Papua Pegunungan.
Saat ditangkap Yonce menyimpan banyak amunisi dan senjata. Yonce Lokbere sukses diciduk dalam Operasi Damai Cartenz 2023. TNI dan Polri juga mengamankan senjata api dan ribuan butir amunisi. Peralatan perang lengkap disita dari Yonce, ada banyak senjata. Jenis AR 15, GLM dan FN. Berikut ribuan amunisi, diantaranya 360 butir amunisi kaliber 5,56 mm, termasuk peluru GLM (granat). Ditambah lagi, 20 butir amunisi HS-9, termasuk 14 magasin senapan dan 5 alat komunikasi berupa HT. Disamping itu ada juga teropong, satu unit handphone satelit, dan 2 ribu butir amunisi senapan angin. Penangkapan itu dibenarkan Kasatgas Gakkum Ops Damai Cartenz 2023 Kombes I.G.G. Era Adhinata.
Seperti diberitakan, seorang pria berkacamata mengenakan hodie mengaku terheran-heran, OPM dan KKB yang ingin merdeka dari NKRI itu pelurunya gak habis-habis. “OPM bertahun-tahun pelurunya nggak habis-habis, isi ulang dimana?”, ujarnya bertanya. Video pria ini diawali dengan sekilas aksi demo pemuda Papua diatas kendaraan menyanyikan lagu “Papua Bintang Kejora”
Liriknya seperti ini:
“Papua bukan merah putih..
Papua bukan merah putih..
papua bintang kejora..
bintang kejora..”.
Video pria mengenakan baju biru itu pun dimulai. “Aneh ya Papua punya tambang emas terbesar ketiga di dunia…,” kata pria yang belum diketahui namanya siapa. Terpantau sumeks.co, Jumat, 21 April 2023 video itu diunggah akun TikTok @Penghuni Tetap, dengan Judul: “Papua Merah Putih Apa Bintang Kejora Nih?”.
Pria tadi melanjutkan komentarnya: “Tapi Papua dan Papua Barat sekaligus jadi provinsi paling miskin nomor 1 dan 2 di Indonesia…” ungkapnya. “Mungikin itu jadi alasan kenapa nyanyian-nyanyian itu tadi ada dari warga Papua… “, tudingnya. “Yok la ditaruh dulu senjatanya.. ngobrol diajak dialog…”, kata pria ini memberi saran. “Lagian kok ya bisa itu OPM selama bertahun-tahun pelurunya itu ada terus…” “Isi ulang dimana?”, tandasnya. Philips Max Diapit Gerombolan KKB
Beredar video pilot pesawat Susi Air PK-BVY, Capten Philips Max Marthen bersama anggota KKB pimpinan (panglima) Egianus Kogoya. Dia minta agar Indonesia mengakui Papua sebagai negara yang merdeka. Entah kapan video ini dibuat? Namun video ini sudah tersebar di dunia maya dan terpantau hari ini, Jumat 21 April 2023. Tampak dalam video itu, Philips, WNA asal Selandi a Baru mengunakan bahasa Indonesia meminta pemerintah RI mengakui kemerdekaan Papua. Pilot Philips Max Marthen terlihat menoleh pada panglima KKB itu beberapa kali, dan hanya mengucapkan kalimat singkat.
Panglima Wgianus Kogoya mengatakan akan membebaskan pilot jika papua diakui merdeka. Christina Aryani minta TNI fokus misi pembebasan pilot Susi Air yang disandera KKB Papua. “TNI tidak terpancing ambil langkah yang berlebihan di Papua,” tegas anggota Komisi I DPR RI itu, dikutip dari Antara.
Diketahui, kelompok kriminal bersenjata (KKB) telah menyerbu pasukan TNI di Mugi-man, Nduga. Satu anggota TNI gugur. “Fokus pada misi pembebasan pilot Susi Air,” pinta Christina Aryani lagi. Tak lupa pula TNI harus bebaskan prajurit yang kemungkinan disandera KKB, dan misi selamatkan prajurit yang masih hilang dan evakuasi.
Christina Aryani minta TNI tidak terpancing untuk mengambil langkah serang berlebihan. “Fokus pada upaya pembebasan sandera, penyelamatan prajurit yang hilang,” ulangnya. “Serta proses evakuasi,” tambah Christina di Jakarta, Rabu, 19 April 2023. Sementara itu, Panglima TNI minta pasukannya siaga tempur. Itu perintah Panglima TNI Laksamana TNI Yudo Margono untuk anggota TNI di daerah-daerah rawan teror KKB atau kelompok separatis teroris (KST), Minggu, 15 April 2023.
Paska serangan itu, satu prajurit TNI Pratu Miftahul Arifin gugur. Prajurit ini dari Satuan Tugas Batalyon Infanteri (Yonif) Raider 321/Galuh Taruna. Tiga prajurit lainnya terluka tembak. Satu prajurit luka-luka karena terjatuh. Empat prajurit terluka telah dievakuasi pada Selasa, 18 April 2023. “Untuk daerah tertentu (yang rawan, red), kami ubah jadi operasi siaga tempur,” cetus Panglima.
Di Natuna ada operasi siaga tempur laut, dan disini ada operasi siaga tempur darat. Maksudnya, ada peningkatan dari yang tadinya soft approach saat hadapi serangan seperti yang terjadi 15 April 2023 lalu. “Tentunya kami tingkatkan menjadi siaga tempur,” kata Laksamana Yudo di Papua, Selasa, 18 April 2023. Naluri tempur para prajurit harus diperkuat, lanjut Panglima TNI, sehingga pasukan siap berhadapan dengan KKB.
Christina Aryani juga minta Panglima TNI mempertimbangkan kembali penggunaan istilah ‘siaga tempur’. “Istilah ini menimbulkan efek ketakutan di masyarakat,” ungkapnya. Meskipun, katanya, sudah ada penjelasan bahwa kebijakan ini hanya diberlakukan di daerah-daerah rawan. Christina Aryani yakin TNI-Polri dapat mengatasi situasi di Papua. Lewat evaluasi terukur, tanpa ada istilah siaga tempur. “Tanpa istilah siaga tempur, saya yakin TNI dan Polri bisa mengatasi situasi ini,” katanya yakin.







