Koma.id– Statement bakal capres Anies Baswedan soal politik identitas sebagai ‘sesuatu yang tak terhindarkan’, maka sama saja Anies menggangap negara ini kualitasnya mundur ke zaman kolonial.
“Kalau Anies Baswedan terus mengumbar jalan politik identitas, sesungguhnya negara-bangsa yang telah kita jalankan lebih dari 77 tahun ini seperti set back, bahkan kualitasnya mundur seperti era kolonial,” kata Ketua DPP PDI Perjuangan Said Abdullah, Minggu (19/3/2023).
Heboh! Investasi Bodong Koperasi BLN Putar Dana Rp4,6 Triliun, 41 Ribu Nasabah Jadi Korban
Harusnya, Anies beserta pendukungnya malu dengan pendiri bangsa. Pasalnya, para pendiri bangsa tidak membedakan latar belakang identitas saat mendirikan republik ini.
“Harusnya Anies Baswedan dan para pendukungnya malu, kalau masih punya rasa malu dengan para pendiri bangsa. Betapa KH Wahid Hasyim, Ki Bagus Hadikusumo dan tokoh tokoh Islam lainnya dengan besar hati, dan kedewasaan pikiran menyetujui penghilangan 7 kata dalam Piagam Jakarta,” tutupnya.







