Koma.id – Fahri Hamzah, Wakil Ketua Umum Partai Gelora mengatakan bahwa Anies Baswedan dan Ganjar Pranowo merupakan simbol kemarahan dari kubu pendukungnya masing-masing. Menurutnya hal itu mencerminkan para loyalis dari kedua kubu sebagai orang-orang yang emosional.
Hal tersebut diungkapkan Fahri Hamzah saat berdialog dengan Komika Mamat Alkatiri dalam tayangan MALING (Mamat Keliling) di kanal YouTube HAS Creative yang dilansir Koma.id, Sabtu (7/01/23).
“Anies adalah simbol dari kemarahan kanan, Ganjar dari kemarahan kiri. Yang pilih Ganjar itu emosional, yang pilih Anies emosional. Yang pilih Prabowo rada mendingan. Lebih rasional,” kata Fahri Hamzah.
Namun walaupun terkesan buka-bukaan, tetapi Fahri Hamzah tak menjelaskan alasannya.
Fahri Hamzah menyebutkan, bahwa sejak Prabowo Subianto bergabung dengan pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi), pendukungnya yang emosional bergeser ke Anies Baswedan.
Nah Lho! BGN Moratorium dan Audit Dapur MBG
“Itu dia (Prabowo Subianto) masuk kan (ke kabinet Jokowi), yang marahnya pada keluar,” jelas Fahri Hamzah.
Sebelumnya, Fahri Hamzah juga mengatakan hal serupa dalam program Total Politik, bahwa Anies Baswedan merupakan simbol kemarahan pendukungnya lantaran Prabowo Subianto bergabung dengan kabinet Jokowi.
“Orang mau nyari figur siapa lagi? Ini bangsa pencari figur. Bawang merah bawang putih bos,” kata Fahri Hamzah.












