Koma.id – Youtuber yang mengklaim dengan nama Abu Khalifah Al Fatih menyebut hukum Indonesia, Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945 adalah kafir lantaran pemerintah menggunakan hukum pada buatan Belanda.
“Jadi kan kita berhukum dengan hukum buatan Belanda kan, hukum pidana hukum buatan Belanda ya kan, ideologinya ya sumber hukumnya Pancasila, UUD 45 kan bukan quran dan sunah,” ujar pemilik akun Youtube dengan nama Abu Khalifah Al-Fatih ini yang dikutip Koma.id dari Instragram @kensetiawan, Jumat (23/12/2022).
Bukan hanya itu, Abu Khalifah Al-Fatih juga menyebut bahwa sumber hukum pidana dan ideleologi Pancasila dan UUD 45 bukan quran dan sunah.
“Jadi kan kita berhukum dengan hukum buatan Belanda kan hukum pidana hukum buatan Belanda ya kan, ideologinya ya sumber hukumnya Pancasila UUD 45 kan bukan quran dan sunah,” cetus dia.
“Nah kalau mereka beranggapan bahwa UUD 45 dan Pancasila lebih baik ya daripada quran dan sunnah maka mereka kafir kan dan kalau mereka menganggap hukum pidana Belanda itu ya hukum positif Belanda lebih baik daripada hukum pidana islam. Maka mereka juga kafir kan, itu harus diperinci,” cetus dia lagi.
“Kita lihat pemerintah menganggap Pancasila dan UUD 45 apakah lebih baik daripada dari Al-Qur’an dan sunah kan. Sepertinya mereka nganggapnya lebih baik ya. Buktinya mereka pakai itu kan seperti itu mereka yang berarti mereka kafir kan,” tambahnya.
“Terus mereka lihat, kalau mereka makenya hukum pidana Belanda hukum pidana islam, ternyata mereka maka hukum pidana Belanda kan terus mereka menganggapnya kalau mereka makenya hukum pidana Belanda berarti mereka menganggap hukum pidana Belanda lebih baik dengan pidana islam berarti mereka kafir juga. Hati hati ya semoga Allah berikan hidayah kepada mereka agar mereka kembali kepada islam ya,” kata dia.
Sementara itu, Ken Setiawan mengimbau agar masyarakat waspada terhadap kelompok-kelompok yang mudah mengkafirkan orang lain yang berbeda pemahamannya.
“Mereka mudah sekali mengkafirkan. Mereka sudah menyebar kemana mana, bahkan mungkin sudah ada di sekitar kita. Waspada,” ujar Ken Setiawan dalam unggahannya.













