Koma.id – Aksi heroik Wakasat Lantas Wilayah Jakarta Barat Kompol Mujiyanto menolong dan membiayai korban kecelakaan tungga patut diapresiasi.
Sikap teladan tersebut hanya bagian kecil, masih banyak polisi baik (good cop) yang memiliki sikap mengayomi dan melindungi.
Bundaran HI Rawan Jambret WNA
Setiap pagi dia sudah siaga mengatur arus lalu lintas yang menjadi kewenangannya.
Mujiyanyo sudah mengatur lalu lintas di puteran ABC, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat.
Setiap pagi, ia mengatur lalu lintas di sana demi melayani masyarakat agar tidak terjebak kemacetan saat berangkat ke lokasi tujuan.
Dengan mengenakan seragam cokelat lengkap, Mujiyanto mendengar situasi lalu lintas di wilayah lain melalui HT.
Sementara tangan kanannya mengatur kendaraan agar terus berjalan supaya tidak mengakibatkan kemacetan.
Dua jam lamanya anggota tersebut mengatur lalu lintas, tiba-tiba ia mendengar suara “brak” dari arah sisi kanannya.
Ia melihat seorang pengendara sepeda motor terjatuh setelah menabrak trotoar yang berada di sisi kirinya.
Sebagai pelayan masyarakat, polisi berpangkat melati satu itu lantas berlari untuk memberikan pertolongan pertama kepada pengendara tersebut.
Derry Feriyanto saat itu ingin berangkat kerja dan setiap hari selalu melintas di tempat Mujiyanto mengatur lalu lintas.
Namun, lelaki berjaket hitam dengan garis pink dan putih itu mengaku mengantuk dan sempat tertidur beberapa detik hingga terjadi kecelakaan.
“Jadi tiba-tiba pengemudi itu terjatuh ketika saya sedang mengatur lalu lintas di lokasi,” ucapnya Kamis (20/10/2022).
Beruntung, kondisi jalan pagi itu tak terlalu ramai, sehingga Derry tidak sampai ditabrak oleh kendaraan lain dari arah belakang.
Mujiyanto kemudian menanyakan kondisi pemuda yang mengalami kecelakaan tunggal dan sempat membantu memeriksa kaki Derry.
Derry tidak bisa melanjutkan perjalanan ke kantor, akhirnya Mujiyanto menghubungi anak buahnya untuk membawa mobil Satlantas Wil Jakarta Barat ke lokasi.
Korban harus mendapatkan pertolongan medis demi memastikan tidak ada luka yang serius dialami Derry usai kecelakaan.
Setiba di lokasi, Mujiyanto dibantu warga dan ojek online serta anak buahnya membopong Derry ke mobil dinasnya.
Sirine mobil dinyalakan, Mujiyanto bersama anak buahnya berangkat menuju klinik Pratama Taman Kota, Kembangan, Jakarta Barat.
“Korban mengalami luka di kaki kanan terkilir, tangan luka lecet dan bagian kepala sedikit pusing,” jelasnya.
Menurut Mujiyanto, penyebab kecelakaan yang dialami oleh Derry karena memaksakan berkendara saat kondisi mata mengantuk.
Sehingga, Derry kehilangan konsentrasi saat mengemudi dan tak bisa mengendalikan sepeda motor (out of control).
Mujiyanto mengimbau masyarakat agar tidak memaksa berkendaraan ketika kondisi badan kurang fit, mata mengantuk dan tak menggunakan telepon seluler.
Mengingat, apa yang disebutkan Mujiyanto itu sering mengakibatkan kecelakaan lalu lintas di wilayah Jakarta Barat.
Ia juga meminta agar peristiwa yang dialami Derry, dijadikan pelajaran supaya konsentrasi mengendarai sepeda motor atau mobil.
“Jika mengantuk atau kelelahan hendaknya istirahat terlebih dahulu kemudian bisa melanjutkan perjalanan kembali apabila sudah merasa enak,” terangnya.













