Koma.id – Barisan Aktivis Timur (BAT) Ahmad mendesak Gubernur Papua Lukas Enembe untuk menyerahkan diri, usai pemeriksaan kesehatan oleh tim dokter pribadi, IDI dan dokter KPK.
Pasalnya, hari ini tim dokter pribadi Lukas Enembe sedang menghadap Ketua KPK Firly Bahuri terkait memberikan keterangan kondisi Lukas Enembe.
“Setelah nanti sudah sehat, jangan ada lagi Lukas Enembe main drakor-drakoran. Sebaiknya menyerahkan diri dan ikuti proses hukum yang berlaku,” tegas Ahmad, hari ini.
Menurutnya, hal itu dilakukan agar stabilitas dan roda pemerintahan di bumi Cenderawasih tidak berhenti dan sudah saatnya nonaktifkan Lukas Enembe sebagai Gubernur Papua dan gantikan dengan penjabat Gubernur Papua.
“Pelayanan masyarakat agar tetap berjalan, tidak hanya urus Lukas Enembe yang sedang drama. Kita dulu simpati, tapi sekarang sudah berubah 180 derajat. Gentlemen harga mati,” tuturnya.
Dikatakannya, korupsi bertahun-tahun yang diduga dilakukan oleh Lukas Enembe sangat melukai perasaan seluruh masyarakat Papua. Apalagi Lukas disebut sering meninggalkan tugas dan pekerjaannya mengurus rakyatnya di tanah Papua, malah hura-hura untuk berjudi.
“Selamatkan tanah Papua, saatnya pilih pemimpin yang amanah dan tidak makan duit rakyat,” tandasnya.













