Gulir ke bawah!
NKRI Harga Mati
NKRI Harga Mati
Politik

Waspada! Kelompok Radikal Pengasong Khilafah Bakal Gerilya di Pemilu 2024 dengan Modus Ajak Kudeta Atas Nama Agama!

Views
×

Waspada! Kelompok Radikal Pengasong Khilafah Bakal Gerilya di Pemilu 2024 dengan Modus Ajak Kudeta Atas Nama Agama!

Sebarkan artikel ini
Waspada! Kelompok Radikal Pengasong Khilafah Bakal Gerilya di Pemilu 2024 dengan Modus Ajak Kudeta Atas Nama Agama!
Ken Setiawan. (Foto: YouTube Kilat TV)

Koma.id Kelompok radikal pengasong Khilafah disebut tak akan berdiam diri dalam mengahadapi pemilu 2024 mendatang. Para pengasong Khilang mengganggap 2024 adalah arena tempur yang sesunggunya untuk memuluskan tujuan politiknya.

Hal ini sebagimana diungkapkan Pendiri NII Crisis Center, Ken Setiawan yang dikutip Koma.id dari kanal YouTube Kilat TV, Minggu (2/10/2022).

Silakan gulirkan ke bawah

“Kalau menurut kacamata saya 2024 ini seperti medan perang karena kelompok-kelompok tertentu terutama yang selalu mengatasnamankan agama menganggap 2024 adalah masa mereka akan bangkit kembali,” kata Ken Setiawan.

Ken menganalisis, kelompok Khilafah merasa bahwa 1924 adalah masa kehancurannya dan mereka akan bangkit lagi di satu abad. Dan 2024, kata Ken, tepat satu abad dan mereka akan totalitas dalam berjuang, sehingga disebut akan maksimalkan seluruh potensi yang ada.

“Dan mereka yakin karena mereka saat ini sduah bisa menginfiltrasi aparat kita, TNI, Polri, kalau masyarakat biasa kita tidak terlalu membuat wacana juga tapi kalau aparat ini ngeri. Mereka punya keterampilan, senjata,” bebernya.

“Aparat yang sudah terpapar ini disaat negara aman mereka tiarap tetpi ketika konflik dikasih pilihan mau pilih negara apa khilafah, pasti mereka akan memililih khilafah,” ungkap Ken.

Seperti yang terjadi di Suriah, Libya, lanjut Kenk, pembertontakan yang sangat menakutkan dan hal ini akan berpotensi di 2024 sehingga mudah dimanfaatkan oleh kelompok Khilafah.

“Ketika mereka belum bisa ssat ini mereka belum bisa merebut kekuasaan, 2024 mereka akan totalitas, akan revolusi, kudeta karena mereka sudah yakin sekali sudah memegang aparat kita,” tukasnya.

Jangan lupa temukan juga kami di Google News.