Koma.id – Direktur Rumah Politik Indonesia, Fernando EMaS, mengapresiasi langkah tegas Kapolri Listyo Sigit Prabowo yang melakukan tindakan tegas terhadap upaya penyelesaian kasus kematian Brigadir J di rumah dinas Irjen Ferdy Sambo.
“Sejak awal mencuatnya kasus kematian Brigadir J, Kapolri Sigit sudah terlihat serius ingin menuntaskan dan membuka secara terang benderang penyebab kematian Brigadir J,” kata Fernando kepada Koma.id, Jumat (5/8/2022).
Dia menjelaskan, Presiden Jokowi secara tegas meminta penyebab kematian Brigadir J dibuka secara transparan kepada masyarakat. Menurut dia, Kapolri sangat sadar bahwa kasus kematian Brigadir J mempertaruhkan nama institusi Polri yang selama ini dibangun.
Selain itu, lanjut dia, pusat perhatian masyarakat Indonesia sedang tertuju pada kasus Kematian Brigadir J dan banyak pihak yang terlibat melakukan pengawasan terhadap penyidikan kematian Brigadir J.
“Saya yakin Kapolri taat pada perintah Presiden Jokowi untuk dilakukan secara terbuka dan transparan penyebab kematian Brigadir J. Terbukti dengan beberapa kebijakan Kapolri seperti menonaktifkan Ferdy Sambo dari jabatan Kadiv Propam dan siapa yang diduga menghambat penyidikan kematian Brigadir J,” tegasnya.
Seperti diketahui, Sebanyak 25 personel Polri di mutasi lantaran diduga melanggar kode etik terkait penanganan kasus kematian Brigadir J. Saat ini 25 personel tersebut sedang diperiksa tim khusus yang dipimpin Irwasum Polri.











