Koma.id – Habib Rizieq Shihab menilai Indonesia sedang dalam kondisi darurat. Pernyataan itu dia sampaikan saat konferensi pers usai dirinya bebas bersyarat.
Adapun kedaruratan yang dimaksud Habib Rizieq adalah kebohongan yang telah membudaya serta maraknya praktik korupsi.
“Kebohongan sudah membudaya dan negeri kita lagi darurat kebohongan. Karena itu, yang saya ingin sampaikan di sini, saudara apa itu darurat kebohongan, apa itu darurat korupsi, apa itu darurat kezaliman, apa itu darurat utang, apa itu darurat ekonomi, dan lain sebagainya,” katanya dalam agenda yang disiarkan akun YouTube Islamic Brotherhood Television.
Nah Lho! BGN Moratorium dan Audit Dapur MBG
Habib Rizieq juga menegaskan bahwa dirinya akan konsisten menggaungkan semangat revolusi akhlak untuk membenahi persoalan dalam negeri.
“Jika akhlak manusia baik, maka tidak akan korupsi, zalim dan menyusahkan orang lain. Maka kuncinya, yuk sama-sama kita obati semua itu dengan revolusi akhlak,” tegas penceramah kondang ini.
Habib Rizieq Shihab dinyatakan bebas bersyarat pada 20 Juli 2022 usai menjalani masa tahanan di Rumah Tahanan Lembaga Permasyarakatan (LP) Cipinang sejak 12 Desember 2020.













