Gulir ke bawah!
NKRI Harga Mati
NKRI Harga Mati
HeadlineNasional

DPRD Jayawijaya Ingatkan Warga Harus Terima DOB Papua, Karena Sudah Sah

Views
×

DPRD Jayawijaya Ingatkan Warga Harus Terima DOB Papua, Karena Sudah Sah

Sebarkan artikel ini
DPRD Jayawijaya Ingatkan Warga Harus Terima DOB Papua, Karena Sudah Sah

Koma.id – DPR RI sudah mengesahkan tiga Rencangan Undang-Undang (RUU) Daerah Otonomi Baru Papua (DOB) Papua, yaitu Provinsi Papua Selatan, Provinsi Papua Tengah, dan Provinsi Papua Pegunungan Tengah dalam rapat paripurna, Kamis, 30 Juni 2022.

Sementara itu, DPRD Kabupaten Jayawijaya, Provinsi Papua, mengajak warga menerima DOB. Pasalnya semuanya sudah diputuskan jadi warga harus menerima.

Silakan gulirkan ke bawah

“Untuk masalah DOB ini bukan kewenangan kita di daerah, ini khan keputusan pemerintah pusat jadi apapun keputusan pemerintah pusat, ya mau tidak mau, suka tidak suka kita jalani saja,” kata Ketua DPRD Jayawijaya, Matias Tabuni,  Sabtu (2/7/2022).

Matias juga mengajak warga terbuka menerima Jayawijaya sebagai ibu kota Provinsi Papua Pegunungan.

“Termasuk dijadikan Jayawijaya sebagai ibu kota. Kita harapkan kepada masyarakat, apapun keputusan pemerintah kita ikuti saja,” katanya.

Sementara itu, Ketua Himpunan Lahir Besar Wamena, Samuel Pigai, mengajak elemen masyarakat tidak menjual tanah setelah kabupaten itu ditetapkan menjadi DOB.

“Saya mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tidak menjual tanah, kecuali kepada pemerintah demi perkembangan pembangunan. Itu pun harus ada regulasi yang diatur atau kesepakatan. Bila perlu tanah tersebut tidak dijual tetapi dikontrakkan kepada pemerintah supaya kami tidak tersisihkan dari atas tanah kami sendiri,” katanya.

DOB juga kata dia, akan memberikan dampak masuknya warga dari kabupaten lain dan tidak menutup kemungkinan membawa pengaruh baik maupun buruk sehingga warga Jayawijaya harus tetap menjaga diri sehingga tidak terpancing pengaruh buruk.

“Kepada adik mahasiswa yang sedang menimba ilmu, memanfaatkan waktu yang ada sehingga begitu selesai sekolah, bisa kembali bangun negerinya karena SDM sangat minim sekali, contoh di beberapa bidang penting seperti kesehatan,” tutupnya.

Jangan lupa temukan juga kami di Google News.