koma.id – Komandan Tentara Nasional Papua Barat (TNPB) wilayah Sorong Selatan Melkianus Nebore bersama dua anggotanya Yohanes Fontaba dan Yance Nabore, memutuskan untuk bergabung kembali ke NKRI dan menyerahkan diri ke Polres Sorong Selatan, Senin (13/3).
Ketiganya juga menyerahkan atribut TNPB berupa bendera bintang kejora dan anak panah kepada Bupati Sorong Selatan Samsudin Anggiluli.
PBNU Masa Khidmah 2021–2026 Resmi Demisioner
Saat menyerahkan diri ke Polres Sorsel, ketiga pimpinan TNPB wilayah Sorong Selatan ini meminta agar Pemerintah segera memekarkan kampung-kampung yang selama ini menjadi kampung persiapan di Distrik Inanwatan.
“Kami akan berseberangan dengan NKRI jika tuntutan kami tidak ditindaklanjuti oleh Pemerintah Daerah Sorong Selatan,” ujar Komandan TNPB wilayah Sorong Selatan saat membacakan tuntutan di Polres Sorong Selatan, dikutip Selasa (14/3/2023)
Selain menuntut pemekaran Kampung, Melkianus Nebore juga meminta kepada Pemerintah Kabupaten Sorsel untuk segera memberikan bantuan mesin tempel, sampan dan jaring.
“Jika tuntutan kami tidak ditindaklanjuti oleh pemerintah, kami akan melakukan aksi dan memilih kembali keluar dari NKRI,” ungkapnya.
Ditambahkan Komandan Tentara Nasional Papua Barat (TNPB) wilayah Sorong Selatan Melkianus Nebore, keberadaan kelompoknya sudah 17 tahun di Sorong Selatan. Meskipun demikian, namun mereka tetap menjaga keamanan dan ketertiban di Kabupaten Sorong Selatan.














