Koma.id – Aksi demonstrasi di depan Gedung DPR pada Senin (25/8/2025) berdampak pada aktivitas masyarakat di sekitarnya.
Salah satunya dirasakan Bejo (58), seorang tukang ojek pangkalan asal Kemanggisan, Jakarta Barat.
Bejo mengaku kesulitan mencari penumpang karena situasi sekitar lokasi demo membuat warga enggan menggunakan jasa ojek.
“Ya namanya ngojek, kita ketakutan kena apa-apa ya kita kabur. Selama ada demo, nggak ada sewa, pada takut. Akhirnya kita keluar dari area sini,” keluhnya dikutip Rabu (25/8/2025).
Meski demikian, Bejo tetap berusaha mencari penumpang di waktu lain. “Mata pencaharian memang terhambat, tapi disusul sorenya ya dapat juga,” ujarnya.
Bejo berharap aksi unjuk rasa bisa berjalan tertib dan tidak anarkis. Menurutnya, kericuhan hanya akan menimbulkan kerugian bagi banyak pihak.
“Demo boleh, tapi jangan anarkis. Ujung-ujungnya kan nanti kerusakan, merugikan semua,” tegasnya.








