Gulir ke bawah!
NKRI Harga Mati
NKRI Harga Mati
Politik

Survei IPO soal Elektabilitas Partai Politik : Gerindra Tertinggi, Disusul PDIP dam Golkar

×

Survei IPO soal Elektabilitas Partai Politik : Gerindra Tertinggi, Disusul PDIP dam Golkar

Sebarkan artikel ini
Elektabilitas Partai Politik Di Survei Ipo
Elektabilitas partai politik di dalam survei IPO periode 12-21 Oktober 2026.

KOMA.ID, JAKARTA – Direktur eksekutif Indonesia Political Opinion (IPO), Dedi Kurnia Syah Putra menyampaikan bahwa Partai Gerindra masih memuncaki tangga elektabilitas partai politik berdasarkan hasil survei yang dilakukan lembaganya dalam periode 12 – 21 Oktober 2026.

Skor partai besutan Prabowo Subianto tersebut saat ini berada di 23,1 persen. Disusul oleh PDI Perjuangan dengan 11,6 persen. Sementara tangga ketiga adalah Partai Golongan Karya (Golkar) dengan 10,7 persen.

Silakan gulirkan ke bawah

“Elektabilitas partai politik ; Gerindra 23,1 persen. PDIP 11,6 persen. Golkar 10,7 persen. PKB 6,1 persen, dan Demokrat 5,9 persen,” kata Dedi dalam survei via Zoom Meeting, Sabtu (24/10/2026).

Namun demikian, kata Dedi, dari sekian banyak partai politik pendatang baru, ada Partai berlambang gajah yakni PSI (Partai Solidaritas Indonesia) yang tampaknya bisa berpotensi masuk ke DPR RI pada Pileg 2029 mendatang.

Hal ini disampaikan mengingat untuk periode survei saat ini, persentasenya mencapai 2,9 persen. Jika dibandingkan dengan tahun lalu yang masih 1,9 persen, proyeksi partai yang dipimpin oleh Kaesang Pangarep itu bisa saja mendapatkan persentase lebih besar lagi.

“PSI jadi partai pendatang tertinggi 2,9 persen,” ujarnya.

Pun demikian, fluktuasi politik masih tetap terjadi. Bagaimana partai politik itu bisa terus memupuk kepercayaan publik terhadap basis mereka.

“PSI berpeluang masuk ke parlemen. Kalau periode lalu 1,9 dan sekarang 2,9 persen. Atau kurang dari 3 tahun ke depan sangat memungkinkan PSI bakal masuk. Sekarang parpol di parlemen yang harus kerja keras pertahankan threshold. Kalau masih bertahan di 4 persen maka bisa jadi ada parpol baru akan masuk,” tutur Dedi.

Berikut adalah tangga survei elektabilitas partai politik berdasarkan temuan IPO saat ini :

– PARTAI GERINDRA 23.1%
– PDI PERJUANGAN 11.6%
– PARTAI GOLKAR 10.7%
– PARTAI KEBANGKITAN BANGSA 6.1%
– PARTAI DEMOKRAT 5.9%
– PARTAI AMANAT NASIONAL 5.8%
– PARTAI KEADILAN SEJAHTERA 4.6%
– PARTAI NASDEM 4.2%
– PARTAI SOLIDARITAS INDONESIA 2.9%
– PARTAI PERSATUAN PEMBANGUNAN 1.6%
– PARTAI GERAKAN RAKYAT 0.9%
– PARTAI GELORA 0.8%
– PARTAI HANURA 0.2%
– PARTAI PERINDO 0.0%
– PARTAI UMMAT 0.0%
– PARTAI BURUH 0.0%
– PARTAI KEBANGKITAN NASIONAL 0.0%
– PARTAI GARUDA 0.0%
– TT/TJ/RHS 21.6%

Sekadar diketahui, bahwa survei IPO ini dilakukan dalam rentang waktu 12 – 21 Oktober 2026 dengan menggunakan metode multi stage random sampling yang melibatkan 1.200 responden. Margin of error (MoE) adalah ±2,9% pada tingkat kepercayaan 95%.

Jangan lupa temukan juga kami di Google News.