Koma.id – Sudah kita ketahui bahwa peran buruh tani merupakan aset penting dalam kehidupan. Begitupun 6 Agustus 2023, ini diperingati sebagai Hari Apresiasi Buruh Tani.
Peringatan ini tentu ada maksud dan tujuan yang ingin disampaikan kepada masyarakat. Karena dengan adanya buruh tani, kehidupan dengan makanan pokok bisa lebih terjamin. Inilah yang perlu kita garis bawahi dalam peringati Hari Apresiasi Buruh Tani.
Tujuan dari Hari Apresiasi Buruh Tani ialah untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya sektor pertanian.
Dapat kita lihat setiap tahunnya banyak alat di ladang yang menjadi kendaraan dalam menjalankan pekerjaan buruh tani.
Momentum ini sering kali dilupakan, meskipun sebenarnya impact bagi kita itu sangatlah besar.
Saat era kolonial, kebanyakan buruh tani hanyalah menjadi pegawai kontrak dari bangsa Inggris Raya.
Jaman itu mereka direkrut dalam paksaan seperti halnya penjualan properti, dengan hak yang tak terpenuhi.
Mereka juga hidup dalam keadaan dilecehkan dan diperbudak dengan kejam.
Tahun 1600-an, pegawai kontrak ini membludak cukup banyak, hingga pihak perkebunan merekrut pekerja dengan lebih kejam.
Saat itu juga terjadi penangkapan terhadap orang Afrika, yang akhirnya dijadikan budak.
Dari budak Afrika tersebut juga menjadi aset utama menjadi sumber tenaga kerja pada era kolonial selama 2 abad.
Populasi dari 13 koloni didominasi dari keturunan Afrika dengan sebagian besar adalah budak.
Lalu tahun 1808, Kongres AS pun melarang adanya perdangan budak secara internasional, walaupun bukan praktik perbudakan tersebut.
Tertulis juga pada surat dari Richard Frethorne tahun 1623, yang menggambarkan kondisi menyedihkan dari perbudakan buruh tani tersebut.
Pusat pertanian utama usai Perang Saudara di Amerika serikat ialah California.
Dari bagian negara tersebut juga kebanyakan didatangkan dari wilayah Asia.
Kemudian pada tahun 1930, tenaga kerja imigran pun akhirnya mulai bergeser ke Meksiko.
Selama Perang Dunia II, karena terjadi kekurangan tenaga kerja akhirnya dimulai dengan Program Bracero.
Hal itu menjadi salah satu solusi bagi orang Meksiko yang akan bekerja di pertanian AS dengan sementara.
Tahun 1962, terbentuklah Serikat Buruh Pertanian, dengan penggabungan dari dua organisasi.
Akhirnya menjadi UFW yang berarti persatuan deri Komite Pengorganiasian Pekerja Pertanian (AWOC), dengan Asosiasi Pekerja Pertanian (NFWA).
Di tahun 1972, UFW diterima Federasi Perburuhan Amerika dan juga Kongres Organisasi Industri.
Yang merupakan serikat buruh atau serikat pekerja terbesar di Amerika Serikat, dimana tergolong dari 56 serikat pekerja nasional dan internasional.***








