Koma.id– Warga RT 11/RW 07, Kelurahan Gandaria Utara, Jakarta Selatan, mengembangkan kebun sayur di pekarangan rumah masing-masing sebagai bagian dari upaya mewujudkan ketahanan pangan menyambut HUT ke-81 Republik Indonesia.
Kegiatan tersebut sekaligus dipadukan dengan pengolahan sampah organik melalui program Kompos Keliling (Komling) dan Komposter Mandiri (KOMA) yang telah dikembangkan warga.
Ketua RT 11/RW 07 Gandaria Utara, Imam Basori, mengatakan warga mulai menanam berbagai jenis sayuran di pekarangan rumah untuk mendukung ketahanan pangan di lingkungan tempat tinggal.
“Mereka mulai menanam sayuran di pekarangan rumah masing-masing untuk mendukung ketahanan pangan,” kata Imam Basori dikutip.
Menurut Imam, kompos yang dihasilkan dari pengolahan sampah organik kemudian dimanfaatkan sebagai media tanam. Dengan begitu, program tersebut tidak hanya mengurangi sampah, tetapi juga mendukung aktivitas bercocok tanam warga.
Dalam lomba ketahanan pangan tersebut, setiap rumah mendapat modal awal berupa satu tanaman sayur dari pengurus RT. Tanaman itu kemudian dikembangkan menjadi kebun sayur mini dengan berbagai jenis tanaman pangan.
“Ini kami sendiri yang mengadakan sebagai pemantik warga supaya membuat ketahanan pangan sendiri di rumah masing-masing,” ujar Imam.
Selain memperkuat ketahanan pangan, kegiatan tersebut ditujukan untuk memperindah lingkungan sekaligus meningkatkan kesadaran warga dalam mengelola sampah organik.
Penilaian lomba dilakukan berdasarkan lima aspek. Keanekaragaman dan improvisasi tanaman memiliki bobot 30 persen, kesuburan tanaman 20 persen, kerapian dan kebersihan halaman 20 persen, kreativitas dan keindahan 20 persen, serta pemanfaatan barang bekas atau konsep ramah lingkungan sebesar 10 persen.
Pemenang lomba akan diumumkan pada 17 Agustus 2026 dalam acara puncak Malam Kemerdekaan RT 11/RW 07. Pengurus RT menyiapkan hadiah berupa sepeda untuk juara pertama, air fryer bagi juara kedua, dan voucher belanja senilai Rp500 ribu untuk juara ketiga.
Melalui kegiatan tersebut, warga berharap pemanfaatan pekarangan untuk tanaman pangan dapat menjadi kebiasaan berkelanjutan sekaligus menciptakan lingkungan yang lebih hijau, sehat, dan produktif.








