Koma.id – Massa sesama pendemo yang menyuarakan tolak BBM naik saling kejar-kejaran di kawasan Patung Kuda, Gambir, Jakarta Pusat, Senin (12/9/2022).
Tampak massa diduga dari Persaudaraan Alumni 212 (PA 212) yang melebur dalam Gerakan Nasional Pembela Rakyat (GNPR) mengusir sesama peserta demonstrasi mengatasnamakan Poros Baru Batavia Memanggil (PR – BBM), yang mayoritas dari kalangan mahasiswa.
PBNU Masa Khidmah 2021–2026 Resmi Demisioner
Ada beberapa orang diduga dari barisan GNPR tampak naik ke atas mobil komando PR – BBM lalu berusaha merampas mikrofon pendemo.
Tak hanya Orator PR – BBM yang di persekusi, namun massanya pun dipukul mundur oleh massa GNPR.
Wartawan di lokasi pun dilarang untuk mengambil gambar perseteruan massa GNPR itu dengan para mahasiswa.
Fasilitas Umum Rusak Imbas Kerusuhan
Padahal pantaun di lapangan PR – BBM itu turut menyuarakan aspirasi tolak kenaikan BBM sembari membawa spanduk bertuliskan:
1. Tolak kenaikan harga BBM, tolak pasal – pasal konterversial dalam RUU KUHP
2. Pas kontroversial RUU KUHP adalah buktu bahwa negara dalam anarki penguasa, Tolak…!








