Koma.id– Ketua Komisi Percepatan Reformasi Polri, Jimly Asshiddiqie, membeberkan temuan awal komisi terkait pembenahan tubuh kepolisian. Menurut Jimly, persoalan di Polri bersifat kompleks dan berlapis-lapis, sehingga membutuhkan langkah reformasi yang lebih mendasar dan sistematis.
Jimly menekankan, masalah yang melanda Polri tidak hanya bersumber dari internal institusi. Intervensi eksternal, termasuk kepentingan politik dan bisnis, disebutnya sebagai faktor signifikan yang kerap mengganggu profesionalitas aparat.
PDIP Sebut Gibran Jadi Beban 2 Tahun Prabowo
Sementara itu, Anggota Komisi, Otto Hasibuan, menyoroti kesenjangan antara kinerja Polri dengan persepsi publik. Otto menilai jurang tersebut menjadi isu krusial yang harus menjadi fokus utama reformasi struktural di tubuh kepolisian.








