Koma.id – Presiden Prabowo Subianto memastikan program Makan Bergizi Gratis (MBG) akan terus dilanjutkan pemerintah. Prabowo menegaskan program tersebut akan diperbaiki dan dibuat lebih efisien untuk memastikan kebutuhan gizi anak-anak Indonesia terpenuhi.
Hal itu disampaikan Presiden Prabowo dalam pidato kenegaraan pada Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR RI-DPD RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (14/8/2026).
782 Anak Terpapar Radikalisme, DPRD Lampung Gandeng Ken Setiawan Perkuat Benteng Pancasila
“Saya bertekad teruskan program MBG dengan perbaikan, dengan efisiensi,” kata Presiden Prabowo.
Presiden Prabowo mengatakan pembangunan manusia menjadi salah satu faktor penting untuk menentukan masa depan Indonesia. Menurutnya, pembangunan tersebut harus dimulai dari pemenuhan kebutuhan dasar, terutama kebutuhan gizi.
“Kita memulai dari hal yang paling dasar, yaitu gizi. Tidak boleh ada anak-anak kita belajar dalam keadaan lapar. Tidak ada anak yang dapat belajar dengan baik apabila ia lapar,” ujarnya.
Menurut Presiden, program MBG merupakan salah satu upaya pemerintah untuk mengatasi persoalan gizi buruk yang masih terjadi di sejumlah daerah.
Ia menyebut prevalensi gizi buruk di beberapa wilayah masih mencapai sekitar 25 persen atau sekitar satu dari empat anak. Kondisi tersebut, kata Presiden Prabowo, tidak boleh dibiarkan karena kekurangan gizi dapat memengaruhi perkembangan sel otak, otot, dan tulang anak.
Presiden Prabowo juga menyinggung persoalan stunting yang menurutnya masih menjadi tantangan serius bagi pembangunan sumber daya manusia.
“Kita tidak boleh menerima satu dari empat anak Indonesia mengalami stunting, kita tidak boleh menerima itu,” tegasnya.
Karena itu, pemerintah akan tetap menjalankan MBG dengan melakukan evaluasi, perbaikan, dan efisiensi dalam pelaksanaannya.
Presiden Prabowo Kecam Korupsi MBG
Dalam pidatonya, Presiden juga menyinggung adanya praktik korupsi dalam pelaksanaan program MBG. Ia mengecam pihak yang mengambil keuntungan dari anggaran yang diperuntukkan bagi makanan anak-anak.
“Saya menilai mereka yang mau korupsi dari makan untuk anak-anak ini, ini adalah orang-orang biadab. Ini adalah orang-orang yang tidak pantas kita hormati,” kata Presiden Prabowo.
Menurutnya, tindakan tersebut tidak hanya merugikan keuangan negara, tetapi juga menyangkut persoalan kemanusiaan karena berkaitan dengan pemenuhan kebutuhan dasar anak-anak.
Presiden Prabowo menegaskan pemerintah akan terus memperbaiki pelaksanaan MBG agar program tersebut benar-benar memberikan manfaat kepada masyarakat.
Program MBG sendiri menjadi salah satu program prioritas pemerintahan Presiden Prabowo. Dalam pidato kenegaraan tersebut, keberlanjutan program itu kembali ditegaskan sebagai bagian dari upaya pemerintah meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia.








