Koma.id– Presiden Prabowo Subianto mengumpulkan sejumlah menteri dalam rapat terbatas (ratas) di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (23/9/2026). Pertemuan tersebut membahas sektor pendidikan, termasuk rencana penerapan pendidikan gratis mulai dari jenjang sekolah dasar hingga perguruan tinggi negeri.
Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno menjadi salah satu pejabat yang datang lebih awal. Ia tiba di Istana Merdeka sekitar pukul 13.52 WIB.
Pratikno membenarkan dirinya dipanggil untuk mengikuti ratas bersama Presiden Prabowo. Namun, ia belum menjelaskan secara detail poin-poin yang akan dibahas dalam pertemuan tersebut.
Menko PMK: Wajib Halal Mulai Oktober 2026 untuk Lindungi Masyarakat dan Perkuat Kepercayaan
“Ya hari ini kami diundang ratas ya, nanti akan kami sampaikan hasilnya,” kata Pratikno kepada wartawan.
Menurut Pratikno, pembahasan ratas berkaitan secara umum dengan persoalan pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia. Ia menyebut pendidikan menjadi salah satu perhatian utama Presiden Prabowo.
“Tentang pendidikan. Bapak presiden kan konsen sekali dengan pengembangan SDM, baik itu kesehatan atau pendidikan,” ujarnya.
Menteri Agama Nasaruddin Umar juga mengatakan akan menyampaikan sejumlah hal terkait pendidikan madrasah kepada Presiden. Salah satu yang dibahas berkaitan dengan keberadaan direktorat baru di lingkungan Kementerian Agama yang menangani pondok pesantren.
“Kita ada rapat madrasah. Kan ada direktorat baru ya pondok pesantren. Kita akan laporkan,” ujarnya. Selanjutnya, Menteri Sosial Saifullah Yusuf menyebut Prabowo menggelar rapat untuk membahas soal pendidikan.
Sementara itu, Menteri Sosial Saifullah Yusuf mengatakan para menteri masih menunggu arahan langsung dari Presiden Prabowo dalam rapat tersebut. Ia menyebut pembahasan secara umum berkaitan dengan sektor pendidikan.
“Justru ini kita mau rapat membicarakan beberapa opsi-opsi. Keinginan Pak Presiden tentu apa, merupakan apa ya, arahan yang apa, sangat baik ya,” imbuhnya.
Dari sektor pendidikan tinggi, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto mengungkapkan pemerintah telah menyiapkan sejumlah alternatif skema pendidikan gratis, terutama untuk jenjang perguruan tinggi.
Menurut Brian, berbagai opsi tersebut akan dibahas dalam ratas untuk mendapatkan arahan lebih lanjut dari Presiden Prabowo.








