koma.id – Jelang Piala Dunia U20, gelombang penolakan keikutsertaan tim Israel terus terjadi.
Pada Senin (20/3/2023), massa dari Persaudaraan Alumni 212 atau PA 212 menggelar unjuk rasa di Patung Kuda Arjuna Wiwaha, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat.
Polri Gandeng Masyarakat Amankan MotoGP Mandalika 2026, Pengamanan Diperketat Hingga Hari Terakhir
Aksi tersebut digelar sebagai bentuk penolakan mereka terhadap keterlibatan Israel dalam ajang Piala Dunia U20 yang bakal digelar di Indonesia pada Mei 2023.
Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026
Di sisi lain, beberapa kalangan menilai permasalahan ini dengan bijak.
Duta Besar Palestina untuk Indonesia Zuhair Al-Shun telah menanggapi keikutsertaan timnas Israel dalam Piala Dunia U-20 yang akan diselenggarakan di Indonesia.
Sengit! Santri dan Warga Bekasi Padati Nobar Indonesia vs Thailand di Ponpes Sya’airullah
Dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu (15/3/2023), Zuhair menyatakan tidak meragukan komitmen dukungan Indonesia.
Dia menegaskan bahwa partisipasi Israel dalam turnamen tersebut telah sesuai dengan aturan Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA) dan tidak serta-merta melunturkan dukungan Indonesia, selaku tuan rumah, bagi perjuangan bangsa Palestina.
Terkini, dukungan untuk Israel tampil di Piala Dunia U20 disuarakan Fariq Hitaba.
Fariq adalah salah satu wasit Indonesia berlisensi FIFA yang biasa memimpin pertandingan internasional baik di kawasan Asia Tenggara maupun Asia.
Dia menilai Indonesia selaku tuan rumah Piala Dunia U-20 tidak punya alasan untuk menolak kedatangan timnas Israel.













