Koma.id– Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) semakin meresahkan dengan tindakan tak manusiawi mereka. Baru-baru ini, seorang juru bicara militer dari TPNPB, Sebby Sambom, secara tidak manusiawi mengeluarkan perintah kontroversial untuk menembaki semua pesawat yang melintas di wilayah tersebut. Dampaknya, pesawat Trigana Air menjadi korban serangan TPNPB OPM.
Penembakan yang dilakukan oleh TPNPB OPM telah memaksa Trigana Air untuk menghentikan semua penerbangan menuju Oksibil, Papua Pegunungan. Penghentian ini berlangsung dari Kamis, 21 September hingga Kamis, 28 September, menciptakan ketegangan di wilayah tersebut.
Dalam perintah yang dikeluarkan oleh Sebby Sambom, semua anggota TPNPB OPM diwajibkan untuk menembaki pesawat yang melintas, dengan alasan dicurigai membawa perlengkapan dari Satgas Ops Damai Cartenz. Kejadian ini juga tidak hanya berdampak pada Trigana Air, pesawat sipil Smart Air juga menjadi target dari penembakan kelompok tersebut.
PBNU Masa Khidmah 2021–2026 Resmi Demisioner
Tindakan keras dan berbahaya ini terus memunculkan keprihatinan dan meningkatkan ketegangan di wilayah Papua.
Di samping itu, penghentian penerbangan ke daerah pegunungan dapat mengakibatkan kesulitan akses terhadap bahan pokok makanan bagi warga setempat. Ketergantungan pada pesawat sebagai sarana utama pengiriman barang ke daerah terpencil seperti pegunungan dapat memengaruhi ketersediaan dan harga bahan makanan.








