Koma.id – Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Djamari Chaniago mengingatkan para pejabat, termasuk kepala daerah, agar menjaga amanah rakyat dengan menjalankan tugas secara jujur dan tidak menyalahgunakan kewenangan.
Djamari menegaskan jabatan merupakan kepercayaan yang diberikan rakyat. Oleh karena itu, setiap pejabat harus menggunakannya untuk melayani masyarakat dan mendorong kemajuan daerah, bukan demi kepentingan pribadi.
“Kita dahulu meminta suara kepada rakyat kita, tolong pilih saya, tolong percayai saya demi kemajuan daerah saya, tetapi saat dia berada di situ, dia berkhianat kepada rakyatnya,” kata Djamari saat kunjungan kerja dan ramah tamah dengan pemerintah daerah di Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Sabtu (1/8/2026).
Djamari mengaku prihatin terhadap masih adanya kepala daerah dan pejabat yang tersangkut persoalan hukum. Menurutnya, tindakan tersebut mencederai kepercayaan masyarakat yang diberikan melalui proses pemilihan.
“Seorang pemimpin harus memahami bahwa jabatan memiliki batas waktu, sehingga kesempatan mengabdi kepada masyarakat harus dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya melalui kerja yang bertanggung jawab,” katanya dikutip dari Antara.
Presiden Prabowo Pantau Erupsi Anak Krakatau, Dipastikan Keselamatan Warga Jadi Prioritas
Djamari menekankan kejujuran menjadi fondasi utama dalam menjalankan pemerintahan. Ia mengingatkan kebohongan pada akhirnya akan terungkap dan menimbulkan konsekuensi yang lebih besar bagi pelakunya.
Ia juga mengutip pesan kebohongan mungkin bergerak lebih cepat, tetapi kebenaran dan kejujuran akan mencapai tujuannya pada waktunya. Karena itu, setiap pejabat harus menjaga integritas dalam menjalankan tugas.
Selain itu, Djamari mengingatkan aparatur negara agar tetap mengabdi kepada bangsa dan negara meski masa jabatan telah berakhir atau telah memasuki masa pensiun.
“Saya berharap seluruh pejabat dan aparatur tetap memegang komitmen pengabdian agar kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah terus terjaga dan pembangunan daerah dapat berjalan dengan baik,” ujar Djamari.








