Gulir ke bawah!
NKRI Harga Mati
NKRI Harga Mati
Nasional

Oknum TNI Penembak Polisi di Way Kanan Jadi Tersangka, Persidangan Harus Transparan

×

Oknum TNI Penembak Polisi di Way Kanan Jadi Tersangka, Persidangan Harus Transparan

Sebarkan artikel ini
Satgas Damai Cartenz-2024 Berhasil Duduki Markas KKB dan Sita Barang Bukti
Satgas Ops Damai Cartenz 2024 berhasil duduki markas KKB dan sita barang bukti (14/6). (dok.ilustrasi/Freepik)

Koma.id – Anggota Komisi III DPR RI, Bimantoro Wiyono, mengapresiasi langkah cepat aparat penegak hukum dalam menangani kasus sabung ayam ilegal di Way Kanan, Lampung. Namun dirinya meminta agar proses hukum hingga persidangan nantinya berjalan transparan.

“Langkah ini patut diapresiasi. Namun, yang paling penting adalah memastikan proses hukum berjalan secara transparan dan adil,” ujar Bimantoro, Rabu (27/3).

Silakan gulirkan ke bawah

Kedua tersangka yakni Kopda Basarsyah dan Peltu Yohanes Lubis. Penetapan keduanya sebagai tersangka merupakan hasil investigasi antara Polda Lampung dan Kodam Sriwijaya. Keduanya menembak tiga orang polisi yang menggerebek sabung ayam.

Bimantoro menegaskan bahwa penegakan hukum harus dilakukan tanpa pandang bulu, termasuk terhadap oknum aparat yang terlibat dalam praktik perjudian ilegal. Ia mendukung penuh langkah tegas terhadap siapa pun yang terbukti melanggar hukum demi menjaga kepercayaan publik terhadap institusi penegak hukum.

Lebih lanjut, ia mendorong adanya evaluasi menyeluruh terhadap sistem pengawasan dan penegakan hukum, khususnya terkait praktik perjudian ilegal yang kerap terjadi di berbagai daerah.

“Kasus ini harus menjadi momentum perbaikan sistem. Jangan sampai kejadian serupa terulang kembali di masa depan,”tambahnya.

Bimantoro juga menyampaikan dukungan moral kepada korban dan keluarga, serta mendesak aparat untuk lebih serius dalam memberantas perjudian ilegal. Ia menilai aktivitas perjudian ilegal tidak hanya menimbulkan kerugian ekonomi, tetapi juga memicu dampak sosial yang meresahkan masyarakat.

Jangan lupa temukan juga kami di Google News.