Gulir ke bawah!
NKRI Harga Mati
NKRI Harga Mati
BeritaKeamananNasional

MUI Apresiasi Kapolri Copot Kapolres Sukoharjo

×

MUI Apresiasi Kapolri Copot Kapolres Sukoharjo

Sebarkan artikel ini
MUI
Kantor Majelis Ulama Indonesia. (Foto / Istimewa)

Koma.id– Sekretaris Jenderal Majelis Ulama Indonesia (MUI) Amirsyah Tambunan mengapresiasi langkah Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto yang mencopot Kapolres Sukoharjo AKBP Andika Dharma Sena bersama sejumlah anggota kepolisian menyusul polemik penggeledahan Pondok Pesantren Putri Hamalatul Qur’an di Sukoharjo, Jawa Tengah.

Menurutnya, semangat Polri bersama masyarakat seharusnya menjadi landasan dalam menjalankan tugas, bukan justru menimbulkan ketidaknyamanan dan keresahan di tengah masyarakat seperti yang terjadi dalam polemik penggeledahan di Sukoharjo.

Silakan gulirkan ke bawah

“Polisi Bersama Masyarakat menjadi bagian penting dalam mengayomi masyarakat, sehingga masyarakat merasa nyaman. Tapi tindakan yang dilakukan kepolisian di Sukoharjo itu membuat masyarakat menjadi tidak nyaman,” ujar Amirsyah, dikutip.

Diketahui Kapolres Sukoharjo AKBP Andika Darma Sena (ADS) dinonaktifkan dari jabatannya menyusul keluhan dan dugaan tindakan yang menimbulkan trauma saat penggeledahan Pondok Pesantren Hamalatul Quran di Sukoharjo, Jawa Tengah. Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko mengungkapkan, AKBP ADS bersama tiga personel lainnya, yakni Kasat Reskrim Iptu AS, Kanit Pidum Ipda FA, dan Kanit PPA Ipda RAP, tengah menjalani pemeriksaan Propam Mabes Polri dan dinonaktifkan selama proses pemeriksaan berlangsung.

Jangan lupa temukan juga kami di Google News.